Tahanan Ditangguhkan Dengan Alasan yang Tidak Jelas, Pihak Korban Pencabulan Menuntut Keadilan
Bongkar Post
Bandar Lampung,
Korban pencabulan siswa SD yang ada di Bandar Lampung, mendapat perlakuan tidak baik dari guru agamanya, yaitu dengan melecehkan korban hingga beberapa kali.
Kuasa hukum dari keluarga korban pencabulan dalam konferensi persnya pada hari Kamis (31/10/2024), mengatakan bahwa keluarga dari kliennya mendapat tindakan yang tidak senonoh oleh gurunya tersebut, sehingga sang anak yang duduk dibangku sekolah dasar itupun enggan pergi ke sekolah karena trauma dan malu akibat perbuatan oknum gurunya tersebut.

“Awalnya kami lega karena pelaku berhasil ditangkap, akan tetapi kami terkejut mendengar bahwa pelaku tidak ditahan, dan setelah diselidiki pelaku ditangguhkan masa tahanannya dengan alasan sedang mengejar S2 nya serta memperbaiki hubungan dengan istrinya yang merupakan selebgram asal Bandarlampung,” ungkap kuasa hukum tersebut.
“Awal mula kronologi atau kejadiannya bermula saat sang anak tengah mengikuti ekskul di sekolahnya, dan sang oknum tersebut menyuruh sang anak memegang alat vital nya serta mengelusnya, sang anak takut sehingga dengan terpaksa dia melakukan itu,” lanjutnya.
“Dan yang selanjutnya, sang korban saat pulang sekolah mengikuti ekskul, dan kemudian oknum guru ini menyuruh korban untuk mengunci pintu kelas atas, tanpa disadari oknum ini diam-diam mengikutinya kemudian mendorong korban, sehingga korban masuk dalam kelas itu, dan oknum itu pun melancarkan aksinya,” ungkapnya lagi.
Keluarga korban turut kecewa akan kejadian itu, salah satu perwakilan korban yaitu abang kandungnya menjelaskan kami 5 saudara dan sang anak adalah harapan dari keluarga karena cita-citanya untuk jadi hafidz Qur’an.
“Akan tetapi cita-citanya menjadi hancur, karena ulah oknum guru tersebut, kami berharap pihak kepolisian memberikan hukum seadil-adilnya pada kami, dan harus profesional,” tutup keluarga korban. (diki)







