SPDB Pangeran Edward Syah Pernong Hadiri Upacara Karya Baligia Utama di Puri Agung Karangasem

SPDB Pangeran Edward Syah Pernong Hadiri Upacara Karya Baligia Utama di Puri Agung Karangasem

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post | Karangasem – Paduka Yang Mulia Sai Batin Puniakan Dalam Beliau (PYM SPDB) Pangeran Edward Syah Pernong, Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan ke-23 Kepaksian Pernong Lampung, menghadiri Upacara Adat Karya Baligia Utama di Taman Sukasada Ujung, Kabupaten Karangasem, Bali.

Upacara yang digelar Puri Agung Karangasem berlangsung pada 20–23 Juli 2025. Acara ini merupakan bagian dari ritual Pitra Yadnya yang bertujuan menyucikan atma leluhur menuju alam Siwa Loka.

Menurut keterangan yang disampaikan, Pangeran Edward Syah Pernong menjadi salah satu tamu penting dalam rangkaian upacara tersebut. Ia didampingi sejumlah tokoh adat Bali yang merupakan keluarga besar Kepaksian Pernong. Mantan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung yang berpangkat Brigadir Jenderal Polisi (Purnawirawan) ini hadir dalam prosesi yang dipimpin langsung oleh Anak Agung Bagus Parta Wijaya, Pengelingsir sekaligus Manggala Karya Baligia Utama Puri Agung Karangasem.

Rangkaian upacara mencakup prosesi Maligia berupa pawai sakral sejauh 4,5 kilometer menuju Taman Sukasada Ujung pada Jumat, 18 Juli 2025. Puncak upacara terjadi pada 20 Juli 2025, dilanjutkan Resi Bojana pada 21 Juli 2025 yang melibatkan sekitar 100 sulinggih Siwa dan Buda, serta prosesi penutup Nganyut pada 23 Juli 2025.

Upacara Baligia Utama tahun ini diikuti 104 sekah puspa, termasuk 17 puspa dari kalangan Puri. Ritual ini tidak hanya melibatkan keluarga besar Puri Agung Karangasem, tetapi juga ribuan masyarakat setempat. Acara tersebut menjadi ruang edukasi budaya sekaligus regenerasi spiritual dengan partisipasi aktif warga dalam pembuatan wewangunan, puspa lingga, hingga pementasan seni ritual.

Anak Agung Bagus Parta Wijaya menyampaikan bahwa upacara ini dilaksanakan untuk mewariskan adat istiadat dan budaya leluhur kepada generasi mendatang. “Warisan terbesar yang dapat diwariskan kepada anak dan cucu bukanlah uang atau hal-hal materi lainnya, melainkan warisan adat istiadat dari para leluhur kami,” ujarnya.

Kehadiran Pangeran Edward Syah Pernong bersama sejumlah raja dan tokoh adat se-Nusantara menegaskan hubungan silaturahmi antarkerajaan adat di Indonesia dalam kerangka pelestarian budaya.

(Rusmin)

Pos terkait