Soal Beras ada Ulatnya, Suplayer CV. BAJA : Saya Pastikan Berita Terkait Ulat Belatung itu HOAK

  • Whatsapp

LAMPUNG SELATAN – Menanggapi pemberitaan adanya dugaan E-Warong Kaliasin menjual beras ada kutu dan belatung kepada KPM. Sebagai Suplayer, Direktur CV. BAJA, Andrianto Basuki dengan tegas mengatakan vidio yang beredar dari salah satu KPM di Desa Kaliasin yang memperlihatkan ada kutu dan ulat pada beras yang diterima KPM itu adalah HOAK.

“Saya tanggapi terkait pemberitaan itu. Jadi bisa saya pastikan itu HOAK terkait ulat belatung. Karena saat kejadian saya turun kelapangan untuk memastikan. Saya datangi seputaran rumah KPM yang bernama Bu Kus, rumah Pak Udin Jatilan. Kami cek semua beras pada KPM sekitar situ ternyata berasnya bagus,” tegas Andrianto Basuki pada pesan suara yang dikirim ke Redaksi Harian Bongkar Post. Rabu (2/3) kemarin.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, saat itu dirinya pun mendatangani kediaman Bu Kus KPM yang mendapat beras yang ada kutu dan ulatnya.

“Kata Bu Kus, Bagus mas berasnya bersih karena sudah diganti. Saat saya minta Bu Kus agar mengingat ditaruh mana kutu dan ulat yang ada pada beras sebelumnya. Bu Kus menjawab kalau ulatnya sudah dimasukkan kembali ke sak (karung) beras lalu dikembalikan ke E-Warong,” beber Andre sapaan Direktur CV. BAJA sebagai Suplayer Sembako BPNT Desa Kaliasin.

“Setelah dari rumah bu Kus, malam itu juga saya langsung ke rumah e-warong. Saya tanya sak (karung) beras yang dikembalikan oleh Bu Kus. Lalu saya buka karung berasnya ternyata tidak ada kutu dan ulat seperti yang disampaikan oleh Bu Kus. Pada saat itu pun disaksikan oleh salah satu Perangkat Desa Kaliasin tidak ditemukan ulat sedikit pun dalam sak beras itu. Jadi saya bisa memastikan itu HOAK,” sambungnya.

Selain itu, kata Andre, Pihak Intel dari Polres Lampung Selatan pada Selasa (1/3/2022) turun melakukan Lidik ke E-Warong, ke rumah Bu Kus. Terahir datang ke Kantor CV. BAJA untuk memeriksa beras yang ada di Kantor CV. BAJA.

“Kalau menurut Ketua E-Warong, Kanit Intel dari Polres Lamsel pada selasa malam sudah memeriksa semua karung beras, membuka semua karung beras, dipilihin, diperiksa semua beras yang ada dalam karung di sana. Alhamdulillah, jangankan ulat, kutu pun tidak ditemukan. Kanit Intel itu juga datang ke rumah Bu Kus dan Bu Kus Juga tidak bisa menunjukkan ulatnya. Lalu Kanit Intel itu juga Lidik ke Kantor kita mengecek semua beras yang ada di Kantor CV. BAJA. Hasilnya tidak ditemukan jangankan belatung, kutu juga tidak ada,” bebernya.

“Untuk selanjutnya, pihak CV. BAJA dan pihak pabrik beras Sakura masih berkordinasi dengan pengacara kita mengambil langkah hukum untuk melaporkan balik yang menyebar HOAK rekaman vidio itu di grup,” pungkasnya.

(Firdaus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *