SMAN 15 Bandar Lampung Berikan Layanan Terbaik ke Murid

Bongkarpost.co.id (Bandar Lampung) – SMA Negeri 15 Bandar Lampung terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi seluruh peserta didik di lingkungan sekolah setempat.

Pelayanan yang dimaksud menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Haryono, Spd, menjelaskan bahwa, sekolah memberikan kebijakan-kebijakan secara khusus ke peserta didik yang betul-betul membutuhkan perhatian dan bantuan dari sekolah. ”Contohnya, menyangkut keringan biaya, keperluan sekolah dan kebijakan lain yang memang masuk dalam kategori sebagaimana diatur dalam SKB menteri,” kata dia.

Bacaan Lainnya

Meski belum dirasa memberikan kepuasan terhadap siswa secara utuh lanjut Haryono, sekolah tetap berupaya sekeras mungkin bagaimana anak-anak didik ini mampu bersaing dengan sekolah lain.

”Meningkatkan mutu, sarana prasarana, bimbingan dan konseling. Dengan tujuan agar mereka (siswa,red)memiliki kompetensi kemampuan Akademik dan Non Akademik,” terang dia.

Antisipasi Tawuran, Sekolah Melibatkan Kepolisian

Berbincang soal, pencegahan dini tentang tawuran antar sekolah yang lagi marak, Haryono mendampingi Kepala Sekolah SMAN 15 Bandar Lampung, Maria Habibah, Spd.MPd menjelaskan, selain melibatkan para oran tua, pihaknya juga terus berkordinasi dengan pihak kepolisian untuk ikut serta memonitor anak didik kita.

”Ya, dalam hal keamanan termasuk maraknya aksi tawuran pelajar saat ini kami selalu kordinasi dengan Bhabinkantibmas. Bahkan, teranyar dari Kapolresta Bandar Lampung ikut turun, monitor langsung ke SMAN 15,” jelasnya.

Fauzi, selaku keamanan sekaligus Satpam, sekolah setempat mengatakan, sejauh ini di SMAN 15 masih aman. “Belum ada siswa kami yang terlibat tawuran,” katanya, saat berbincang dengan Bongkarpost, Selasa (18/1/2023)di Pos penjagaan setempat.

Pada sisi laiin menurut Naza siswi kelas 12, dia mengaku tidak menyukai adanya tawuran. ”Apalagi antar pelajar, seyogyanya kita ini harus jadi contoh yang baik sekolah lain,” cetus dia.

Dia menjelaskan, langkah yang paling tepat agar terhindar tawuran. “Yang pasti tidak ikutan dan tidak kumpul-kumpul dengan mereka yang suka berbuat seperti itu,” jelas Naza sambil berlalu menuju ke ruang guru.

(Zul)

Pos terkait