Foto. Istimewa
Bongkar Post, Tangerang, 16 Februari 2026 – Maskapai NAM Air jadi biang keladi kemarahan penumpang!
Penerbangan IN 280 dari Soekarno-Hatta (CGK) ke Denpasar (DPS) delay mengerikan 7 jam lebih pada Senin (16/2/2026).
Jadwal 05.30 WIB Geser ke 08.30 WIB, 10.20 WIB, sampai akhirnya 13.00 WIB. Penumpang dibuat babak belur nunggu tanpa alasan jelas.

Komplain membanjir, NAM Air memberikan kompensasi Rp300 ribu plus heavy meal yang ditolak mentah-mentah penumpang.
“Kurang layak banget untuk 7 jam menderita!” geram Andri penumpang asal Lampung. Penumpang muak, anak rewel, kerjaan kacau, tapi maskapai cuek bebek.
Menurut Andri, emosi penumpang makin tinggi saat maskapai menjual kembali ticket pada aplikasi utk penerbangan jam 12 dengan nomor pesawat yang sama. Padahal jam 9 di informasikan sedang dalam perbaikan.
“Setelah perdebatan panjang pihak maskapai akhirnya memberikan paket lunch dari gerai hokben, pukul 14.00 WIB pesawat take off,” terang Andri.
Sementara itu, Arfan ABP, Ketua Umum DPP Forum Muda Lampung (FML), sindir pedas: “NAM Air langgar PM 89/2015 soal kompensasi delay—harusnya makanan layak dan akomodasi, bukan heavy meal seadanya! Ini tidak sesuai aturan yang ada, ini malpraktik penerbangan,” tegasnya kepada media ini.
Dia meminta otoritas Bandar Udara serta instansi – instansi terkait untuk menindaklanjuti masalah ini, evaluasi Total NAM AIR!! Sehingga ke depan tidak lagi terulang hal seperti ini.
“Perlindungan konsumen dan kepatuhan maskapai terhadap regulasi adalah hal utama yang harus di kedepankan!” Tutup Arfan.
(Hingga berita ini ditayangkan, kami masih menunggu konfirmasi dari pihak maskapai dan pihak terkait lainnya).







