Sinergi “Tiga Pilar” Lampung Jemput Bola: Siswa SMAN 1 Tumijajar Melaju ke Unila Lewat Jalur Spesial
Bongkar Post, TULANG BAWANG BARAT – Sebuah pemandangan tak biasa terjadi di SMAN 1 Tumijajar, Tulang Bawang Barat, pada Rabu (15/4/2026) lalu. Bukan sekadar seremoni pelepasan biasa, sekolah ini menjadi saksi kolaborasi bersejarah antara dunia akademik, regulator pendidikan, dan pemerintah daerah dalam mengawal masa depan generasi emas Lampung.

Tiga tokoh kunci Lampung hadir langsung untuk melakukan “Penjemputan” calon mahasiswa berprestasi jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Mereka adalah Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico, serta Pj. Bupati Tulang Bawang Barat Ir. H. Novriwan Jaya.
Bentuk Penghormatan Tertinggi untuk Prestasi
Kehadiran ketiga pemimpin ini di bawah spanduk “SMA Unggul Provinsi Lampung” mengirimkan pesan yang sangat kuat: Prestasi anak daerah kini tidak lagi dipandang sebelah mata.

Jalur SNBP, yang dikenal sangat kompetitif dan hanya menjaring siswa dengan rekam jejak akademik serta non-akademik terbaik, menjadi pembuktian bagi siswa-siswi SMAN 1 Tumijajar. Dengan “dijemput” langsung oleh sang Rektor, mental juara para siswa pun semakin terasah.
“Ini adalah bentuk penghormatan bagi mereka yang telah berjuang di bangku sekolah. Kita ingin mereka tahu bahwa kampus dan pemerintah hadir langsung untuk mengantar mereka ke gerbang masa depan,” ungkap salah satu poin penting dalam agenda tersebut.
Sinergi Tripilar: Hulu ke Hilir
Momen ini juga menjadi simbol solidnya sinergi tiga pilar penting di Lampung:
Unila (Perguruan Tinggi): Sebagai ‘hulu’ yang aktif menjemput bibit unggul daerah.
Disdikbud (Regulator): Memastikan proses pendidikan berjalan adil dan berkualitas di seluruh wilayah.
Pemkab Tubaba (Pemerintah Daerah): Sebagai garda terdepan yang peduli terhadap kualitas putra-putri daerahnya.
Sinergi ini dinilai sebagai modal besar bagi Lampung. Ketika pihak kampus, pembuat kebijakan, dan pemangku wilayah memiliki satu visi, maka akses menuju pendidikan berkualitas bagi anak pelosok pun akan semakin terbuka lebar.
Inspirasi dari Kabupaten untuk Lampung
Keberhasilan SMAN 1 Tumijajar membuktikan bahwa sekolah di tingkat kabupaten mampu bersaing di level provinsi hingga nasional. Label “SMA Unggul” yang disandang sekolah ini terbukti bukan sekadar tulisan, melainkan hasil nyata dari kerja keras guru, dukungan orang tua, dan komitmen pemerintah daerah.
Langkah jemput bola ini diharapkan menjadi pemantik motivasi bagi SMA dan SMK lain di seluruh Lampung. Momentum ini menegaskan bahwa di Bumi Ruwa Jurai, prestasi adalah “tiket emas” yang akan dijemput dengan penuh kebanggaan.
Selamat kepada siswa-siswi SMAN 1 Tumijajar. Masa depan cerah di Universitas Lampung kini telah menanti!(Andre)







