Sinergi Tiga Pilar Kawal Musyawarah Pemekaran Tiyuh Setia Bumi di Gunung Terang

Sinergi Tiga Pilar Kawal Musyawarah Pemekaran Tiyuh Setia Bumi di Gunung Terang

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, TULANG BAWANG BARAT — Langkah awal rencana pemekaran Tiyuh Setia Bumi resmi bergulir melalui Rapat Pembahasan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Gunung Terang, Jumat (06/11/2026).

Dalam forum strategis tersebut, Babinsa Koramil 412‑01/TBT Kodim 0412/Lampung Utara, Serka Aprianto, hadir mendampingi jalannya kegiatan untuk memastikan seluruh proses musyawarah berlangsung aman, tertib, dan sejuk.

Pendampingan oleh Babinsa ini merupakan wujud nyata fungsi Pembinaan Teritorial (Binter) TNI AD dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran program pembangunan di wilayah binaan. Hadir mewakili Danramil 412‑01/TBT, Serka Aprianto menegaskan bahwa peran TNI dalam kegiatan ini berfokus pada pendampingan wilayah dan pengawalan kondusivitas selama forum berlangsung.

“Tugas kami di lapangan adalah mendampingi masyarakat dan pemerintah kecamatan/desa serta memastikan situasi wilayah tetap kondusif. Soal mekanisme dan aturan pemekaran, sepenuhnya menjadi ranah pemerintah daerah sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Serka Aprianto.

Kehadiran Babinsa beserta Bhabinkamtibmas di tengah musyawarah memberikan rasa aman bagi para peserta rapat, sekaligus memperkuat sinergi Tiga Pilar (Kecamatan, Koramil, dan Polsek) dalam mengawal aspirasi masyarakat.

Dihadiri Unsur Pemkab Tubaba dan Tokoh Masyarakat, Rapat yang dimulai pukul 14.00 WIB ini dihadiri langsung oleh jajaran pejabat Pemkab Tulang Bawang Barat (Tubaba), lintas instansi, dan elemen tiyuh, antara lain, Pemerintah Kecamatan & Kepolisian, Camat Gunung Terang Edi Prasojo, S.H., M.H., serta Kapolsek Gunung Agung Iptu Apriansyah, S.H., M.H., Jajaran Pemkab Tubaba Kepala Dinas PMT Sofian Nur, Kabag Tata Pemerintahan Yanto, dan Kabag Hukum Novri., Pemerintah & Elemen Tiyuh: Kepala Tiyuh Setia Bumi Mulyadi, Ketua BPT, Panitia Pemekaran, serta perwakilan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

Dalam pemaparannya, Kadis PMT Tubaba Sofian Nur menjelaskan bahwa rencana pemekaran Tiyuh Setia Bumi wajib merujuk pada regulasi dan memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan dalam Permendagri. Hingga akhir kegiatan, seluruh rangkaian diskusi antara pemerintah daerah, panitia, dan perwakilan masyarakat berlangsung dengan hangat, transparan, dan penuh kedewasaan.

Berkat komunikasi sosial yang solid serta pendampingan melekat dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas, rapat pembahasan pemekaran Tiyuh Setia Bumi ini dapat selesai dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

(Anton)

Pos terkait