Siap Bertarung di Pesibar, Kherlani Paparkan Visi Misi di DPD Golkar Lampung

  • Whatsapp

Bandar Lampung, BP.id
Bakal Calon Bupati Pesisir Barat Kherlani menyampaikan visi misinya di Kantor DPD Partai Golkar, Kamis (6/2/2020). Ia pun menyatakan diri siap maju pada pilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2020 dan siap memajukan Pesisir Barat menjadi Kabupaten berkelas dunia.

Kherlani mengatakan, yang membuat dirinya tertarik untuk membangun Kabupaten Pesisir Barat, karena untuk perkembangannya sangat potensial.

Bacaan Lainnya

“Kalau berbicara tentang surfing di Lampung, pasti orang akan langsung tertuju ke Pesisir Barat, itu ada di Tanjung Setia,” kata dia.

“Kemudian, ketika orang akan berbicara bagaimana potensial udang laut, damar mata kucing, ikan bulu martin, semuanya ada di Kabupaten Pesisir Barat,” lanjutnya.

“Namun, semua hal itu belum bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat, kalau kita lihat dari sisi urutan kemiskinan yang ada di Provinsi Lampung, Pesisir Barat ada di urutan 11 dari 15 Kabupaten/Kota. Artinya, potensi-potensi ini belum berdampak secara signifikan terhadap perubahan ekonomi yang ada di Kabupaten Pesisir Barat,” urainya.

Kherlani mengaku paling cocok dengan Partai Golkar. “Dari hati nurani saya juga saya ingin mendekat dengan Partai Golkar. Mudah-mudahan Partai Golkar juga bisa bersama-sama mewujudkan angan-angan ini agar Pesisir Barat bisa menjadi kabupaten yang dikenal di seluruh dunia,” harapnya.

Mengenai masalah Wakil, Kherlani belum bisa memastikannya. “Saya baru menyampaikan kriterianya. Pertama, dia harus bisa berkomitmen berjuang untuk rakyat, bukan hanya untuk mencari jabatan mencari pangkat. Karena di Pesisir Barat bukan untuk menjadi pemimpin, tetapi untuk menjadi pelayan untuk masyarakat,” ujarnya.

Kemudian, yang kedua, dia harus siap berkomitmen, bersama-sama. “Jangan baru berjalan satu tahun sudah tidak sejalan lagi, karena ini masa periodenya lama, yaitu lima tahun,” terangnya.

Dan yang ketiga, dia bisa memajukan Partai Golkar, memajukan partai-partai pengusung. “Karena Golkar tidak bisa mengusung sendiri, dia harus berkoalisi,” pungkasnya. (arta)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *