BANDAR LAMPUNG – Senator asal Daerah Pemilihan Lampung, Dr. Bustami Zainudin, S.Pd., M.H., menerima delegasi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Lampung di Kantor DPD RI Provinsi Lampung, Rabu (9/3/2022).
Rombongan delegasi ini dipimpin langsung Ketua KSPSI Provinsi Lampung, Jajuli Isa, didampingi sekretaris dan beberapa ketua federasi dan ketua KSPSI Kabupaten dan Kota se-Provinsi Lampung.
Ketua KSPSI yang biasa disapa Kang Juli ini, dalam penyampaiannya mengapreasi atas penerimaan dan dukungan yang diberikan kepada KSPSI untuk terus memberdayakan pemberdayaan dan kesejahteraan anggota KSPSI.
“Kami sangat mengapresiasi sambutan yang diberikan Anggota DPD RI Bapak Bustami Zainudin kepada kami,” kata Kang Juli.
Dalam pertemuan ini ada beberapa harapan yang disampaikan pengurus KSPSI dan federasi serikat pekerja, diantaranya Revisi UU Omnibus Law khususnya Bab dan Pasal yang terkait pekerja, pengaktifan kembali keberadaan BLK yang ada di provinsi, kabupaten/kota, serta kegiatan-kegiatan pemberdayaan buruh.
Bustami Zainudin menyampaikan peran dan fungsi KSPSI dan Federasi Pekerja sangat strategis. Ekonomi dapat bergerak karena para buruh dan pekerja telah bekerja keras. Oleh karena itu, DPD RI sangat mengapresiasi peran-peran ini.
“Ke depan, secara tripartit DPD RI bisa ikut berperan bagaimana bersama sama mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja. DPD RI dapat mengambil peran menjadi mediator, pertemuan yang produktif antara KSPSI dan Federasi, Perusahaan, dan pemerintah. Dengan adanya sinergitas yang produktif maka ke depan nasib pekerja akan semakin mendapatkan kepastian,” ujar Bustami.
Dia juga menyampaikan KSPSI dan jajaran Federasi yang ada di dalamnya, ke depan harus mencari terobosan baru dan lebih banyak membuat program kegiatan pemberdayaan anggota serta pemberdayaan pekerja.
“Selain itu, perlu dibangun kegiatan usaha berbasis pekerja untuk memanfaatkan dana CSR maupun program-program yang ada di kementerian lembaga terkait maupun dinas di pemerintahan provinsi, kabupaten dan kota,” ucapnya.
Dia juga menyoroti perlu kegiatan-kegiatan produktif yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota.
“Selain kegiatan dan perjuangan rutin untuk meningkatkan UMR, UMP dan lain sebagainya, juga perlu kegiatan produktif lain yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota,” pungkasnya.
(TK)







