Reses di Lampung Timur, Diah Dharma Yanti Salurkan Combine hingga 600 Ayam Petelur

 

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Lampung Timur

Anggota DPRD Lampung Diah Dharma Yanti mengadakan reses dan dialog dengan warga di Lampung

Diah Dharma Yanti menggelar reses selama 8 hari di sejumlah lokasi di Kabupaten Lampung Timur.

Dalam reses itu ia menyalurkan berbagai bantuan untuk kelompok tani (poktan), Kelompok Wanita Tani (KWT), dan nelayan. “Ini reses saya di beberapa kecamatan di Lampung Timur. Selain menyerap aspirasi masyarakat, saya juga menyalurkan bantuan alat-alat pertanian, bibit, mesin kapal, dan lainnya kepada poktan dan KWT yang tersebar di 13 kecamatan,” ujar Diah kepada media ini, Rabu (4/3/2016).

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan merupakan dukungan dari Anggota DPR RI Komisi IV, Irham Djafar Lan Putra, yang fokus pada sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

Adapun bantuan yang dibagikan di antaranya mesin combine, rotary roda empat, pompa air, handsprayer, bibit produktif, bibit sayuran, bibit ikan, mesin kapal, alat penangkap ikan, bioflok, hingga ternak ayam petelur sebanyak 600 ekor lengkap dengan kandang dan pakan selama tiga bulan.

“Reses ini bukan sekadar agenda seremonial, tapi momentum menyerap aspirasi sekaligus menghadirkan program nyata bagi masyarakat. Sampai saat ini agenda reses masih terus berlangsung,” ujarnya.

Selain memberikan bantuan, dalam reses tersebut juga digulirkan program pendirian Kampung Nelayan Koperasi Merah Putih di Kecamatan Labuhan Maringgai sebagai upaya penguatan ekonomi nelayan setempat.

“Alhamdulillah, bantuan dari Pak Irham ini bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh petani dan nelayan. Harapannya produksi meningkat, kesejahteraan naik, dan ekonomi desa semakin kuat,” ungkap anggota DPRD Lampung dari Fraksi Amanat Bangsa itu.

Dalam reses tersebut, Diah juga membuka ruang partisipasi masyarakat dengan merekrut relawan di sejumlah titik kegiatan. Ia menyebut langkah itu sebagai bagian dari penguatan jaringan komunikasi dan pengawalan aspirasi warga di tingkat akar rumput.

Reses berlangsung dengan dialogis. Warga menyampaikan berbagai kebutuhan mulai dari akses pupuk, permodalan, infrastruktur pertanian hingga dukungan alat tangkap nelayan. Diah memastikan seluruh aspirasi tersebut akan dikawal dan disinergikan dengan program di tingkat provinsi maupun pusat. (*)

 

Pos terkait