PESAWARAN – Karang Taruna Kabupaten Pesawaran melakukan bhakti sosial dengan cara turun ke jalan untuk
menggalang dana guna mambantu meringankan beban Ratna warga Desa Banjar Negeri yang menderita penyakit kanker.
Azmi Ketua Karang Taruna Kabupaten Pesawaran mengatakan Ratna adalah salah satu warga Desa Banjar Negeri Kecamatan Waylima Kabupaten Pesawaran yang saat ini sedang berjuang melawan penyakit kanker yang dideritanya.
“Dia (Ratna) sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan agar dapat membantu meringankan biaya pengobatan untuk kesembuhannya,” kata Azmi, Kamis (24/2/22).
Penggalangan dana dilakukan di sekitar bundaran tunggu pengantin dengan melibatkan puluhan anggota karang taruna dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Diberitakan sebelumnya Ratna Gianti, harus pasrah dan terbaring lemah berbulan – bulan lamanya akibat penyakit Kanker yang dideritanya.
Saat ini, kondisi Ratna Gianti sangat memprihatinkan sejak terkena penyakit kanker tersebut, terlebih sang ayah telah mendahuluinya menghadap sang pencipta, dan sang ibu (Waginah) yang berstatus ibu rumah rumah tangga tak dapat berbuat banyak untuk membiayai pengobatannya.
Diketahui, Ratna Gianti berusia 20 tahun berdomisi di Rt/Rw/ 11/06, dusun Jembangan Desa Banjar Negri Kecamatan Way Lima.
Apalagi di masa pandemi seperti saat ini, terasa sulit bagi Ratna Gianti untuk dapat meraih kesehatannya.
Kepala Desa Banjar Negri Zel Gusrial R, saat dikonfirmasi mengatakan, “Ratna Gianti warga saya, ia mengidap penyakit Kanker dan sudah beberapa bulan ini tak bisa apa – apa, dan hanya terbaring lemas,” kata Zel kepada media ini, Sabtu (19/2)
“Kondisi Ratna sudah sangat memprihatinkan saya selaku Kepala Desa, mengajak para donatur untuk berdonasi membantu biaya pengobatan Ratna,” harap Kades Zel.
“Kami sangat mengharapkan uluran tangan baik dari Pemerintah, maupun instansi lainnya,” cetus Zel.
“Karena warga kami ini memang benar – benar tidak mampu, dan sangat mebutuhkan donasi dari para Dermawan,” terang Zel.
“Dan kami selaku Pemdes Banjar Negri hanya bisa membantu untuk perawatan di rumah sakit umum daerah Pesawaran saja, karena kemampuan kami sangat terbatas,” pungkasnya.
(Aris)







