PTPN I (Persero) Buka Jalan Akses Lahan Tebu Rakyat di Ogan Ilir

PTPN I (Persero) Buka Jalan Akses Lahan Tebu Rakyat di Ogan Ilir

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, OGAN ILIR –- PT Buma Cima Nusantara (BCN), anak usaha PTPN I membangunkan badan jalan baru untuk akses menuju ladang tebu milik petani di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Jalan tersebut dibangun mengakomodasi permintaan warga yang antusias mendukung program swasembada gula nasional yang digaungkan Presiden Prabowo dengan menanam tebu di lahan masing-masing.

Kepala Desa Tebedak I, Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir Zuhriyadi atas nama pemerintah desa menyampaikan apresiasinya kepada PT BCN. Ia mengatakan, sejak tahun lalu, masyarakat desa yang dia pimpin merespons program pemerintah yang disampaikan melalui PT BCN khususnya Cintamanis untuk menggalakkan penanaman tebu dengan sangat baik. PT BCN, kata dia, juga sangat gencar melakukan sosialisasi program dengan berbagai insentif yang mensinergikan petani, pabrik gula, dan program ketahanan pangan.

“Sejak beberapa tahun terakhir, PT BCN yang mengelola pabrik gula mensosialisasikan swasembada gula dengan mengajak warga kami menanam tebu. Tawaran kerjasama ini kami sambut baik karena sangat prospek bagi pendapatan kami para petani tebu rakyat. Ditambah lagi, mereka (PT BCN) memenuhi beberapa permintaan kami. Salah satunya, dibukanya akses jalan ini,” kata Zuhriyadi, Kamis (11/6/26).

Zuhri menambahkan, jalan akses ini bukan hanya untuk jalan produksi tebu, tetapi menjadi jalur ekonomi desa secara umum. Dengan adanya jalan tersebut, masyarakat yang memiliki kepentingan menuju ke arah lokasi itu akan mendapat kemudahan.

“Tujuan utamanya memang untuk akses ke lahan TR (tebu rakyat), tetapi kan ya namanya jalan umum, siapa saja bisa menggunakan. Ini menjadi aset desa yang akan membuka hubungan dengan tempat lain lebih mudah dan lebih cepat. Dengan dibuatnya jalan ini, pasti akan meningkatkan ekonomi warga, harga tanah juga akan naik, dan manfaat lainnya, lah,” kata dia dengan antusias.

Pembangunan jalan produksi ini dilakukan dengan pengerahan alat berat (ekskavator) sehingga pekerjaan lebih cepat dan lebih rapi. Selain badan jalan, juga dibuatkan drainase sehingga jika musim hujan datang air bisa mengalir lebih tuntas.

Zuhriyadi menyatakan pembuatan jalan tersebut sangat berdampak langsung pada konektivitas dan roda ekonomi warga. Selain membuka lahan perkebunan baru, alat berat tersebut juga digunakan untuk membuka akses jalan lingkar desa yang baru.

“Kami atas nama warga Desa Tebedak I mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PTPN I melalui anak perusahaan PT BCN. Bantuan operasional ekskavator ini tidak hanya membuka lahan untuk Tebu Rakyat, tetapi juga membuka jalan lingkar desa baru sehingga mobilitas warga dan hasil bumi lebih lancar. Ini memang impian kami selama ini,” kata Zuhriyadi.

Tentang kebijakan ini, Sekretaris Perusahaan PTPN I (Persero) Aris Handoyo menegaskan bantuan infrastruktur yang langsung berdampak kepada kepentingan warga adalah komitmen perusahaan. Ia menyebut, pembukaan jalan menuju lahan ini bukan sekadar bantuan sosial sesaat, melainkan investasi sosial jangka panjang perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.

“Kami mengapresiasi gerak taktis PT BCN di lapangan. Program ini adalah manifestasi nyata dari komitmen TJSL PTPN I (Persero) yang berorientasi pada dampak jangka panjang untuk masyarakat sekitar. Bagi kami, kehadiran BUMN di daerah harus menjadi katalisator ekonomi lokal. Melalui pembukaan lahan Tebu Rakyat dan akses jalan ini, kami tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi sedang membuka jalan bagi kemandirian ekonomi warga sekitar wilayah operasional,” tegas Aris Handoyo dalam keterangannya.

Aris juga menambahkan bahwa sinergi agroindustri berbasis kemitraan seperti ini menjadi kunci penting untuk memperkuat rantai pasok industri gula nasional ke depan. Sinergi antara PTPN Group dan masyarakat melalui program Tebu Rakyat ini diharapkan mampu menggenjot produktivitas gula lokal, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis kerakyatan. (*)

Pos terkait