Prosesi Sakral di Rumah Dinas: Ramli Taha Resmi Pimpin Debalang Negeri Melayu Jambi
JAMBI, Bongkarpost.co.id – Suasana Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi pada Senin pagi (2/11/2026) mendadak hening. Gaung seloko adat Melayu yang sarat makna terdengar magis, mengiringi sebuah langkah baru bagi penegakan adat di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Hari ini, Gubernur Jambi Al Haris secara resmi mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Debalang Negeri Melayu Jambi untuk masa bakti 2026–2031.
Acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini menjadi tonggak sejarah baru dalam memperkuat benteng adat di Provinsi Jambi.
Sorotan utama tertuju pada pengacara senior, H. Ramli Taha, SH, MH gelar
Depati Penawar Rajo Berjanggut Merah Bertongkat Emas.
Usai mengucapkan Ikrar Janji Setio dengan penuh khidmat, ia resmi mengemban amanah sebagai Ketua Umum DPP Debalang Negeri.
Langkah Ramli Taha dalam menakhodai organisasi ini diperkuat oleh Ir. H. Nurman Jamal yang dikukuhkan sebagai Sekretaris Jenderal dengan gelar Datuk Mangku Pasko Negeri, serta H. Numeiri yang dipercaya memegang posisi Bendahara Umum.
Momen puncak yang paling menyedot perhatian adalah ritual penyisipan Keris Tando Setio.
Di bawah tatapan sakral Ketua Umum Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi, Hasan Basri Agus (HBA) yang bergelar Temenggung Putro Jayodiningrat, Gubernur Al Haris selaku Datuk Mangkubumi Setio Alam menyisipkan keris pusaka ke pinggang Ramli Taha.
Prosesi ini disusul dengan penyerahan Pusako Kebesaran dan penandatanganan berita acara yang sah.
Dalam arahannya yang membakar semangat, Gubernur Al Haris mengingatkan bahwa Debalang Negeri bukan sekadar organisasi kepemudaan biasa. Mereka adalah pengawal adab, hukum adat, dan benteng perdamaian masyarakat.
“Debalang Negeri harus berdiri di garis depan untuk menjaga keutuhan, keharmonisan, dan marwah adat Melayu kita. Dari ujung timur perairan hingga ke indahnya bukit Kerinci, benteng adat ini harus tetap kokoh,” tegas Al Haris.
Ia juga berpesan agar para pengurus cerdas dalam menyaring isu-isu liar yang berpotensi memecah belah ketenteraman daerah.
Formasi kepengurusan periode ini juga dinilai sangat solid karena didukung oleh tokoh-tokoh besar. Nama-nama seperti Kemas Muhammad Fuad dan Muhammad Syukur duduk di jajaran Wakil Ketua Umum. Sementara di kursi dewan penasihat dan pertimbangan, diisi oleh figur berpengaruh seperti Hj. Hesnidar Haris dan Prof. Mukhtar Latif.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan yang baru, Debalang Negeri Melayu Jambi siap melangkah sinergis bersama pemerintah demi menjaga tanah Jambi yang aman, beradat, dan bermartabat. (Maf).






