Pramuka Jadi Garda Terdepan Cegah Karhutla, Tim Mabes TNI Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

Pramuka Jadi Garda Terdepan Cegah Karhutla, Tim Mabes TNI Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Tulang Bawang Barat – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan TNI dengan menyasar generasi muda. Kali ini, Tim Penyuluh Mabes TNI memberikan edukasi dan sosialisasi pencegahan Karhutla kepada sekitar 200 siswa-siswi Pramuka se-Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

 

Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 13 September 2026, di Lapangan Sepak Bola Tiyuh Karta Raharja, Kecamatan Tulang Bawang Udik, dalam wilayah Koramil 412-05/TBU Kodim 0412/Lampung Utara.

 

Penyuluhan melibatkan Tim Mabes TNI yang dipimpin Brigjen TNI Hasandi Lubis, S.I.P., M.M., M.Han., bersama Kolonel Kes Mashuri, Kolonel Arh Mokhamad Ibnu Sukelan, S.I.P., Kolonel Kes Hoirul Anwar, Letkol Laut Muki Widi, Letkol Laut Agung, Mayor CKM Eka Safroni, Mayor Cpm Aris Setia Hadi, Kapten CKM Cristian Emanuel, S.Si., S.Farm., Kapten Cpm Candra Agung Waskito, S.H., serta Kapten Inf Ali Sutato.

 

Turut hadir Kasdim 0412/LU Mayor Cpm Aris Setia Hadi, personel Koramil 412-05/TBU, personel Polsek Tumijajar, Aiptu Basmara mewakili Kapolsek Tumijajar, empat personel BPBD Tulang Bawang Barat, pengurus Pramuka ranting se-Kecamatan Tulang Bawang Udik, serta sekitar 200 siswa-siswi Pramuka.

 

Dalam penyuluhan tersebut, para peserta diberikan pemahaman mengenai bahaya Karhutla dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. Mulai dari pencemaran udara akibat asap, gangguan kesehatan, kerusakan hutan, hingga terganggunya keseimbangan ekosistem menjadi perhatian utama.

 

Tim penyuluh juga menekankan pentingnya membangun kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Para anggota Pramuka didorong tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menyebarluaskan pengetahuan tentang pencegahan Karhutla kepada keluarga, teman, dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

 

Langkah-langkah sederhana seperti tidak membakar lahan sembarangan, tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi titik api juga menjadi bagian dari edukasi yang diberikan.

 

Keterlibatan Pramuka dinilai penting karena generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kolektif menjaga kelestarian lingkungan.

 

Pengurus Ranting Pramuka se-Kecamatan Tulang Bawang Udik menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Penyuluh Mabes TNI yang telah memberikan edukasi langsung kepada para siswa-siswi Pramuka.

 

Menurutnya, sosialisasi tersebut memberikan pemahaman baru kepada generasi muda mengenai bahaya kabut asap serta dampak Karhutla terhadap kesehatan dan kelestarian ekosistem.

 

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kepedulian siswa-siswi terhadap lingkungan semakin kuat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mereka juga diharapkan mampu menjadi pelopor pencegahan Karhutla di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.

 

Penyuluhan ini menjadi bagian dari langkah nyata TNI bersama seluruh elemen masyarakat dalam membangun kesadaran sejak dini, sehingga pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat.

(Anton)

Pos terkait