Karhutla Mengancam! TNI Turun Tangan, Warga Tulang Bawang Barat Digerakkan Cegah Api Meluas

Karhutla Mengancam! TNI Turun Tangan, Warga Tulang Bawang Barat Digerakkan Cegah Api Meluas

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Tulang Bawang Barat – Tim penyuluhan Mabes TNI bersama Kodim 0412/LU dan unsur terkait mengedukasi masyarakat tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Balai Tiyuh Karta Raharja, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Senin, (13/09/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB di Balai Tiyuh Karta Raharja itu diikuti sekitar 50 warga. Mereka mendapat penjelasan mengenai bahaya Karhutla dan langkah pencegahannya.

Tim dipimpin Brigjen TNI Hasandi Lubis, S.I.P., M.M., M.Han., bersama sejumlah perwira TNI. Dalam penyuluhan, warga diingatkan bahwa Karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan, perekonomian, keselamatan, dan aktivitas masyarakat.

Materi penyuluhan menekankan empat langkah utama, yakni edukasi dini, mitigasi lahan, sinergi, dan pelaporan cepat. Warga diminta tidak membakar lahan sembarangan, mengawasi lahan tidur atau terbengkalai, serta aktif memantau lingkungan.

“Jangan menunggu api membesar. Jika melihat asap atau titik api, segera laporkan kepada aparat setempat agar dapat ditangani sedini mungkin,” demikian salah satu pesan dalam kegiatan tersebut.

Pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Masyarakat, perangkat tiyuh, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD, dan instansi terkait didorong memperkuat koordinasi serta melakukan pemantauan rutin, terutama di wilayah rawan kebakaran.

Kegiatan tersebut dihadiri Kasdim 0412/LU Mayor Cpm Aris Setia Hadi, perwakilan Danramil 412-05/TBU, perwakilan Kapolsek Tumijajar, personel BPBD Tulang Bawang Barat, Camat Tulang Bawang Udik Ashari, Kepala Tiyuh Karta Raharja Bandarudin beserta perangkat tiyuh, serta masyarakat setempat.

Camat Tulang Bawang Udik Ashari mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi langsung penting untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi Karhutla.

Ia berharap sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah tiyuh, dan masyarakat terus diperkuat agar kebakaran dapat dicegah sejak dini.

Penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama lintas sektor. Pencegahan Karhutla bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat.

(Anton)

Pos terkait