Polda Lampung Rilis Akhir Tahun 2025, Tegakkan Hukum dan Amankan Agenda Nasional
Bongkar Post, Bandar Lampung — Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menggelar Rilis Akhir Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung GSG Presisi Polda Lampung, pada Senin (29/12/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama jajaran pejabat utama Polda Lampung.

Dalam rilis tersebut, Kapolda menyampaikan capaian kinerja Polda Lampung sepanjang tahun 2025 dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum di wilayah Provinsi Lampung.
Sepanjang tahun 2025, Polda Lampung didukung 11.200 personel Polri, terdiri dari 3.704 personel Polda Lampung, 7.778 personel Polres jajaran, serta 528 ASN Polri. Dari sisi sarana dan prasarana, Polda Lampung memiliki 95.787 unit peralatan khusus, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Kapolda Lampung menyampaikan bahwa sepanjang 2025, Polda Lampung berhasil mengamankan berbagai agenda nasional, di antaranya Tabligh Akbar Ijtima Lampung Berdoa yang berlangsung aman dan kondusif.
Dalam bidang operasional, Polda Lampung melaksanakan sejumlah operasi kepolisian, di antaranya Operasi Mantap Praja Krakatau 2025 dengan melibatkan 7.600 personel, serta Operasi Krakatau yang mencatat 45 kejadian kecelakaan saat pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri, dengan 520 kasus tindak pidana konvensional, 43 kasus tindak pidana transnasional, dan 17 kasus tindak pidana tertentu.
Selain itu, Operasi Patuh Krakatau 2025 mencatat 47 kejadian kecelakaan, sementara Operasi Zebra Krakatau mencatat 1.443 kegiatan dengan 56 kejadian kecelakaan lalu lintas dan kerugian material mencapai Rp247.900.000.
Dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polda Lampung menggelar Operasi Lilin 2025 dengan melibatkan 225 personel gabungan, melakukan pengecekan gereja, pemantauan arus lalu lintas, serta peninjauan langsung Kapolda Lampung ke 51 pos pengamanan, 17 pos pelayanan, dan 1 pos terpadu.

Di bidang penegakan hukum, Polda Lampung berhasil mengungkap 65 target operasi dari 65 TO, serta mengamankan 721 barang bukti. Jumlah perkara pidana umum yang ditangani mencapai 2.151 kasus, menurun dibanding tahun sebelumnya 6.263 kasus, namun kasus perdagangan orang mengalami peningkatan.
Pada pengungkapan kejahatan narkotika, Polda Lampung berhasil mengungkap peredaran narkoba lintas wilayah, termasuk pengungkapan ekstasi di ruas tol lintas Lampung. Barang bukti yang diamankan antara lain ganja 485 kg, sabu 1.285 kg, ekstasi 32.400 butir, psikotropika 15.148 butir, dan tembakau sintetis 2.161,16 gram.
Di bidang tindak pidana korupsi, tingkat penyelesaian perkara mencapai 64,8 persen, dengan total kerugian negara sebesar Rp51 miliar lebih, serta penyelamatan keuangan negara sebesar Rp1,1 miliar, meningkat dibanding tahun 2024 sebesar Rp709 juta.
Pengungkapan kejahatan siber (IT) tercatat sebanyak 1.407 kasus, naik 9,4 persen dibanding tahun 2024 sebanyak 1.286 kasus.
Di bidang lalu lintas, sepanjang 2025 tercatat 28.992 kasus tilang, dengan 513 korban kecelakaan, menurun dibanding tahun sebelumnya 677 korban.
Sementara itu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus juga mengungkap 10 kasus penyalahgunaan bahan peledak, 6 kasus narkotika, dan 10 kasus illegal fishing.
Pada bidang pengawasan internal, Bidang Propam Polda Lampung menangani 243 pengaduan masyarakat, dengan 106 perkara kode etik profesi Polri dan 189 perkara pelanggaran disiplin.
Dalam mendukung keterbukaan informasi publik, Polda Lampung mengelola 6 akun media sosial resmi serta membangun portal berita online Tribrata News Polda Lampung.
Di bidang pembinaan sumber daya manusia, sepanjang 2025 Polda Lampung meluluskan 10 Taruna Akpol, 5 Perwira SIPSS, serta 138 Bintara tugas umum.
Kapolda Lampung menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel serta dukungan masyarakat.
Ke depan, Polda Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, pelayanan publik, dan penegakan hukum demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Provinsi Lampung.(diki)







