Petani Riau dan Jambi Aksi Jalan Kaki 1300 KM ke Istana Negara Jakarta

 

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

Bandarlampung,

Dengan bekal seadanya 500 orang Petani Riau dan Petani Jambi pada pagi hari senin, 2 Desember 2024 jadi hari perdana pelaksanan Aksi Jalan Kaki dari Riau menuju Istana Negara RI di Jakarta.

pada jelang sholat jumat’an tanggal, 6 Desember 2024 di bawah sengatan matahari ditingkahi panasnya jalan aspal bak bara api, 500 petani riau dan jambi dengan gegap gempita penuh peluh memasuki kota serang provinsi banten.

500 petani riau dan jambi pada 2 Desember. 2024 setelah jalan kaki naik angkutan truck menuju lampung agar demi tertibnya lalu lintas dan menjaga kesehatan fisik ibu-ibu petani dan para orang tua yang turut berjuang tanpa bisa di cegah untuk jemput kemenangan bersama bapak presiden PRABOWO SUBIANTO mereka pilih pada PEMILU Serentak 2024 yang lalu.

pada hari Selasa, 03 Desember 2024 500 petani riau dan jambi tiba di Pelabuhan Bakauheni – Provinsi Lampung.

Dalam arungi lautan menuju pelabuhan Merak para petani hadapi badai dan angin yang besar dan hanya do’a dari keluarga mereka di rumah dan do’a 7.000 jiwa rakyat desa taman sari, kecamatan gedong tataan, kabupaten pesawaran yang juga sedang perjuangkan tanah adatnya yang di kelola oleh PTPN VII agar bisa kembali secara clear and clean kepada masyarakat yang telah 2 tahun ini perjuangkan haknya.

Alhamdulillah 500 petani riau dan jambi mendarat dengan selamat di pelabuhan Merak pada 4 Desember 2024. Dan setelah istirahat para petani lanjutkan aksi jalan kaki ke istana negara.

Dan 5 Desember 2024 pada pagi jelang siang para petani menembus kota serang, provinsi Banten dengan lapar dan dahaga yang mengepung tubuh mereka. Dan akhirnya para petani di pimpin jendral lapangan petani riau muhammad ridwan dan jendral lapangan petani jambi andi saputra, mengistirahatkan para peserta aksi jalan karna napas para peserta aksi jalan kaki telah tersengal, suara para agitasi propaganda juga telah semamin parau dan ada pula kulit kaki petani yang telah melepuh, sampai sebagai ada para ormag ada jiga yang telah bejalan gontai kelelahan sangat.

Setelah kondisi fisik 500 petani riau dan jambi PRIMA maka kedua jendral lapangan akan pimpin aksi jalan kaki menuju istana.

Banyak jalan perjuangan sudah ditempuh oleh Petani Riau dan Petani Jambi untuk mengusahakan penyelesaian konflik tersebut. Surat-surat dan berita acara kesepakatan sudah ratusan kali di lakukan. Namun lacur tidak ada penyelesaian sehingga konflik agraria yang terjadi clear and clean dengan kemenangan rakyat.

Aksi jalan kaki 1300 KM di ikuti oleh petani dari 4 tempat di Jambi dan Riau yakni:

Suku Sakai Rantau Bertuah dan Masyarakat Desa Kota Garo Kabupaten Kampar, Masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi’ Riau” Petani Desa Delima ( Tanjung Jabung Barat Prov Jambi ), Suku Anak Dalam (SAD) Dusun Lamo Pinang Tinggi (Batanghari ProvJambi).

Untuk diketahui, petani dari Empat Kabupaten Terdiri dari Dua Provinsi Riau dan Jambi sedang memperjuangkan tanah mereka yang dirampas oleh perusahaan Nakal dan Mafia Tanah.

Perjuangan petani Riau dan Jambi ini sudah berlangsung sejak lama.

Tujuan Aksi :

1. Meminta berkenan waktu Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, Menteri Kehutanan RI dan Bapak Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN RI untuk bertemu/audiensi dengan perwakilan masyarakat untuk membahas persoalan konflik pertanahan/kehutanan yang kami alami selama ini untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

2. Meminta berkenan waktu Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, Menteri Kehutanan RI dan Bapak Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN RI membantu memberikan jaminan dan perlindungan hukum kepada masyarakat untuk bisa beraktifitas dengan aman di lokasi yang masyarakat yang di cleam oleh beberapa izin konsesi HTI diantaranya;

a. PT. Rimba Peranap Indah (RPI) di Kabupaten Inhu, Riau

b. PT. TRIMITRA LESTARI di Jambi

c. PT. WKS (Sinar Mas Group) di Jambi

d. PT. Berakat Sawit Utama/PT. Asiatic Persada)

3. Meminta kepada Bapak Menteri Kehutanan RI mengaddendum/menerbitkan SK revisi izin HTI PT. Rimba Peranap Indah (RPI) untuk dilakukan Enclave dengan mengeluarkan lokasi Masyarakat Tiga Kecamatan di Kab. Indragiri Hulu dari cleam izin PT. Rimba Peranap Indah (RPI).

4. Meminta kepada bapak Menteri Kehutanan RI dan Menteri Agraria Dan Tata Ruang untuk segera menyelesaikan konflik perampasan tanah sebesar 2.500 hektar yang dialami oleh warga 1.250 KK di Desa Kota Garo kabupaten kampar.

5. Meminta kepada bapak Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN RI untuk menerbitkan sertifikat dilokasi masyarakat 3 kecamatan yang di cleam oleh izin HTI PT. Rimba Peranap Indah (RPI) dan di areal 2.500 hektar kepada 1.250 KK di Desa Kota Garo Kabupaten Kampar.

6. Meminta kepada bapak Menteri Kehutanan RI dan Menteri Agraria Dan Tata Ruang untuk segera untuk menerbitkan sertifika melalui Program ( Tora ) seluas 1.503 На kepada 520 KK yang saat ini dikuasai puluhan tahun oleh masyarakat Dusun Delima Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi. yang di cleam oleh izin konsesi HTI PT. WKS (Sinar Mas Group) bahwa masyarakat Dusun Desa Delima Berdasarkan surat Menteri Kehutanan Nomor:S.406/Menhut- VII/2004 Prial Persetujuan Enclave Dusun Delima. Dan Surat Bupati Tanjung Jabung Barat dengan Nomor : 522/1709/Eko prihal Persetujuan Enclave Dusun Delima.

7. Meminta kepada bapak Presiden RI dan Bapak Kementerian ATR/BPN RI agar segera mengembalikan lahan 1.008 ha kepada 474 KK milik masyarakat Desa Delima Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi yang saat ini dikuasi/direbut oleh PT.TRIMITRA LESTARI. yang fakta nya alias salah alamat Subjek dan Objek HGU berbeda Berdasarkan HGU No 1 dan HGU 2 yang Terbit pada Tahun 1999 terletak di desa Kuala Dasal bukan Di Desa Delima sementara itu kecamatan juga salah alamat yang mana seharusnya di Kecamatan Tungkal Ulu bukan di Kecamatan Tungkal Ilir sementara Dusun delima berada di kecamatan Tungkal Ilir.

8. Meminta kepada bapak Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN RI untuk menerbitkan sertifikat atas nama Suku Anak Dalam (SAD) Dusun Lamo Pinang Tinggi seluas 258 ha dilokasi milik Suku Anak Dalam (SAD) Dusun Lamo Pinang Tinggi Kabupaten Batanghari Jambi yang saat ini dikuasi/direbut oleh PT. Berakat Sawit Utama/PT. Asiatic Persada).

9. Meminta kepada Dirjend Gakum dan Aparat Kepolisian untuk mengusut dugaan kegiatan perambahan dan penguasaan kawasan hutan secara masif tanpa izin yang diduga dilakukan oleh perusahaan(Nakal) /hanya untuk kepentingan oknum/segelintir pemilik modal sehingga menimbulkan potensi kerugian Negara dan termasuk mengusut pejabat negara/pemerintah yang diduga terlibat dalam persekongkolan tersebut.

10. Hentikan kriminalisasi terhadap aktivis dan petani

Kami penuh harap Bapak Presiden PRABOWO SUBIANTO menerima kehadiran rakyatnya yang mengadukan nasibnya.

500 petani riau dan jambi mentargetkan pada hari senin,9 Desember 2024 sudah masuk perbatasan jakarta – banten.

Dua jendral lapangan petani riau dan jambi setelah tiba di jakarta akan hadirkan sang orator ahmad muslimin mantan ketua KPW PRD provinsi lampung yang terlibat aktif aksi jalan kaki gerakan nasional pasal 33 (GANASPATI) menangkan PANCASILA 1000 KM yang di gelar oleh petani jambi ke istana jakarta pada hari transmigrasi pada 12/12/12 PKL.12.12 Wib star dari kantor dinas Kehutanan provinsi jambi.

Demikian update aksi jalan kaki 1300 Km petani riau dan jambi. Kami ucapkan pula Terima Kasih Atas dukungan, solidaritas dan bantuan baik moril dan materil dari bapak (i), saudara (i), dan tak lupa kami haturkan puji syukur kehadirat TUHAN YANG MAHA ESA.

 

Hormat kami:

Muhamad Ridwan 0822-8761-1630.

Andi Saputra 0852-8000-4533.

Pos terkait