Kisah Firman Barter Helm Dengan Bensin Eceran, Tumpengan Posraya 82,5% Mirza-Jihan

TASYAKURAN – Tasyakuran Mirza-Jihan oleh Posraya Indonesia Lampung, Rabu. | Muzzamil

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

BANDARLAMPUNG – Firman, dulu canvasser perdana seluler era akhir 2000an, kini Ketua Bidang Organisasi DPD Posko Relawan Rakyat (Posraya) Indonesia Lampung, punya kisah lucu yang sulit dia lupa, romansa perjuangan masa kampanye Pilkada 2024 lalu.

Satu hari usai kampanye akbar pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Lampung nomor urut 2 Rahmat Mirzani Djausal – Jihan Nurlela (Mirza-Jihan) di Lampung Tengah, dia yang hadir ke lokasi dari Bandarlampung berboncengan motor dengan Ketua DPD Posraya Indonesia Lampung, Sandy Ariyanto, harus pulang sendirian.

Pasalnya, Sandy tetiba saja diajak, ‘ditodong’ cagub Mirza ikut pulang ke Bandarlampung naik mobilnya. Sandy tak kuasa menolak.

Berangkat berdua pulang sendiri, Firman apes. Kehabisan bensin di jalan.

Cari akal, Firman pun terpaksa barter helm Sandy si empunya, dengan beberapa liter bensin di penjaja eceran. Bisa pulang dan tiba di rumah juga dia.

Menceriterakannya kembali pun sembari terbahak, tak ayal Firman pun Sandy, juga sejawat relawan Posraya Indonesia lainnya, hadirin Tasyakuran Kemenangan Mirza-Jihan yang diisi potong tumpeng sederhana di sekretariat Posraya Indonesia Lampung, Jl Sejahtera Gang Kantil I Nomor 40 RT 2 LK I Kelurahan Sumberrejo Sejahtera, Kemiling, Bandarlampung, Rabu (11/12/2024) malam, auto ngakak bareng tak berhenti tergelak.

Sandy Ariyanto atau yang karib disapa Sigit, memimpin prosesi. Firman didapuk menerima potongan tumpeng pertama yang Sandy sebut, menggantikan Mirza yang izin tak bisa hadir membersamai sebab harus ke Jakarta.

“Alhamdulillah,” Firman sumringah. Tumpeng nasi kuning berbahan ketan itu harus ekstra kunyah, saat tiba giliran disantap bareng.

Butuh satu dua menit agar tertelan sempurna. Lauk ayam goreng, sayur bihun separo pedas senada oseng tempe kering itu lelambat laun ‘permisi’ juga dari piring nampan dan pinggan letaknya. Pinggan, alias mangkuk. Makleb.

Sebelum itu, “Tabikpuun… Terima kasih atas support-nya dari kawan-kawan Posraya Indonesia yang selama ini mendukung Iyay Mirza atau Bang Mirza yang telah mencalon di Pilkada 2024 ini. Harapannya kedepan Bang Mirza selalu bisa mengayomi masyarakat Lampung,” pidato kilat Sandy pukul 20.02 WIB, dikontani sahutan Aamiin.

Posraya Indonesia Lampung, siap mengawal seluruh program pemerintah pusat-daerah yang pro-rakyat. “Kami akan terus berjuang bersama demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat. Kami berharap urusan jalan rusak di Lampung terselesaikan, desa di Lampung rasakan manfaat nyata pemerintahan baru Mirza-Jihan, dilantik 7 Februari 2025 nanti. Ini impian bersama yang harus diwujudkan.”

Usai doa-santap bersama geser ke pos ronda depan sekret, obrolan testimoni kisah juang sepanjang 14 bulan leliku jerih politik khas relawan hingga Pemilu 14 Februari lalu dimana Posraya Indonesia dikomandoi Ketum Jefry dukung capres-cawapres Prabowo-Gibran, di Pilgub dukung Mirza-Jihan dikomandoi Sandy dan Egi-Syaiful di Pilbup Lampung Selatan.

Sayangnya absen, Ketua DPC Lampung Selatan Supardi, Taufik (Pringsewu), Asep (Tanggamus), Efriyansyah (Pesisir Barat), Andi (Lampung Barat), Suko (Metro), Dedi Ansori (Lampung Timur), Fafan Darmawan (Lampung Tengah), Febri (Lampung Utara), Luayyi (Tulang Bawang Barat), Herwanto (Mesuji).

Hadir pengurus DPD, unsur Kartini Posraya, Ketua DPC Bandarlampung Suparno, Samsul Bahri (Pesawaran), Gus Suud (Tulang Bawang), Candra Adi (Way Kanan), dan warga sekitar. Satu per satu hadirin berpamitan, kisah mengalir hingga bubar Kamis dini hari.

Sebelumnya, keterangan persnya H-1, Sandy bilang pihaknya baru berani tasyakuran usai penetapan resmi KPU Lampung baru lalu, sesuai arahan direktif Mirza-Jihan.

“Siapa yang tak tergetar terketuk hati, kami yang di ruangan Graha Wangsa saat quick count 27 November 2024 sore, Iyay (Mirza), Bu Jihan (Nurlela), pidato kemenangannya kelewat rendah hati. Kami termasuk yang kaget, menang telak unggul jauh tapi kami diminta tak jumawa,” terang Sandy, Selasa (10/12/2024). Mirza-Jihan raup 82,5% suara.

“Sikap jumawa, sombong, rakyat tak suka. Kami tanpa disuruh dua kali, urungkan niat gelar syukuran secepatnya saat itu. Baru besok (Rabu) kami selenggarakan,” imbuhnya.

Tumpengan sederhana buah patungan ini ujar dia, momen penting pihaknya selaku bagian tak terpisah masyarakat sipil Lampung guna bertakzim syukur pada Allah Tuhan Maha Esa atas kelancaran Pilkada 2024 di Lampung.

“Dan demi dukung kepemimpinan baru, yang diharapkan kuat bawa perubahan besar dan kemajuan telak provinsi ini,” ujar dia, syukuran bertujuan menguatkan semangat persatuan dan kebersamaan antarwarga dan dukungan penuh bagi Mirza-Jihan agar teguh amanah.

“Posraya Indonesia Lampung berharap dapat bangun sinergi lebih kuat antara masyarakat dan pemerintah, menunjukkan komitmen bersama realisasikan Visi Misi dan program unggulan Mirza-Jihan, Menuju Lampung Maju untuk Indonesia Emas, demi Lampung lebih baik lebih sejahtera,” asa anggota Bidang Konsolidasi Daerah Tim Pemenangan Terpadu (TPT) Mirza-Jihan ini. (Muzzamil)

Pos terkait