Peremajaan Karet Jadi Prioritas Musrenbangdes Perjito 2027
Bongkar Post, Muara Enim
Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Penanggiran, Kecamatan Gunung Megang, menggelar sosialisasi program peremajaan bibit kebun karet di Kantor Kepala Desa Perjito, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini bertujuan mematangkan perencanaan dan memberikan pemahaman teknis kepada para petani.
BPP Penanggiran, Tuteng Rohmansyah, S.ST, yang didampingi Pardan Wadi, S.ST dan Kepala Desa Perjito Muhamad Ropudin, memaparkan rincian bantuan yang akan diterima masyarakat.
“Total luasan lahan milik masyarakat yang akan diremajakan mencapai 50 hektar. Setiap satu hektarnya akan menerima bantuan sebanyak 480 bibit karet okulasi (bibit tempel) dan 100 kg pupuk 2 liter herbisida,” tegas Rohmansyah kepada awak media.
Persyaratan dan Mekanisme
Lebih lanjut, Rohmansyah menjelaskan syarat administrasi yang harus dipenuhi oleh peserta program melampirkan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK),wajib tergabung dalam keanggotaan Kelompok Tani.
“Optimalisasi Lahan dengan Tumpang Sari Selama masa tunggu tanaman karet menghasilkan, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan lahan secara maksimal melalui sistem tumpang sari.
“Petani disarankan menanam komoditas sela seperti nanas atau sayuran guna menambah pendapatan sebelum masa panen karet tiba.
“Dukungan ini merupakan wujud nyata mendukung program Asta Cita Presiden, sejalan dengan visi mewujudkan masyarakat Muara Enim yang Bangkit dan Sejahtera (MEMBARA),” tambahnya.
Dukungan Penuh Pemerintah Desa
Sementara itu, Kepala Desa Perjito, Muhamad Ropudin, menyambut positif kegiatan ini.
Ia menegaskan komitmennya untuk menyukseskan program tersebut demi terwujudnya perekonomian kerakyatan.
“Kegiatan ini memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat agar dapat berjalan lancar. Program peremajaan ini telah kami jadikan prioritas utama yang akan diusulkan dalam Musrenbangdes untuk tahun anggaran 2027,” tegas Kades Ropuddin.
Kegiatan berlangsung kondusif dan dihadiri langsung oleh perangkat desa serta puluhan warga petani Desa Perjito.(td)







