Pasca SMA Siger Ditutup, Pemkot Bandar Lampung Siapkan Yayasan Pendidikan Baru
Bongkar Post, Bandar Lampung
Pemerintah Kota Bandar Lampung menyiapkan pembentukan yayasan pendidikan baru sebagai tindak lanjut pascapemindahan siswa SMA Siger ke sejumlah sekolah swasta.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan pembentukan yayasan tersebut tengah dipersiapkan dengan tetap mengacu pada aturan dan ketentuan yang berlaku dari Dinas Pendidikan Provinsi Lampung.
Ia mengungkapkan, pendirian sebuah yayasan pendidikan tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena terdapat sejumlah persyaratan administrasi maupun sarana penunjang yang harus dipenuhi.
“Semua ada aturannya. Salah satu syarat dari Dinas Pendidikan Provinsi Lampung untuk mendirikan yayasan itu harus memiliki sekolah, dari 30 persyaratan yang ada kita cuma kurang satu,” ungkapnya, Rabu (10/09/2026).
Ia menjelaskan, sekolah yang nantinya akan berada di bawah naungan yayasan tersebut saat ini sudah mulai dipersiapkan. Langkah itu dilakukan agar proses pendidikan para siswa tetap berjalan dan memiliki kepastian ke depan.
“Nantinya akan berasa dibawah naungan yayasan, saat ini sudah mulai dipersiapkan. Proses pendidikan para siswa tetap berjalan dan memiliki kepastian kedepan, sekolahnya (gedung, red) sudah dipersiapkan,” jelasnya.
Selain itu, ia menegaskan, pengelolaan yayasan nantinya akan dilakukan secara mandiri dengan melibatkan tenaga profesional yang memiliki pengalaman di bidang pendidikan.
Menurutnya, Pemerintah Kota Bandar Lampung ingin memastikan sistem pengelolaan pendidikan berjalan lebih baik dan terarah.
“Banyak anak ýang gagal masuk sekolah negeri dan kurang mampu kita arahkan disini. Nanti yayasan ini akan dikelola sendiri oleh orang-orang yang memang ahli di bidang pendidikan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, pihaknya juga berencana menggandeng para kepala sekolah yang telah pensiun untuk membantu pengelolaan yayasan. Pengalaman mereka dinilai penting dalam membangun sistem pendidikan yang lebih matang.
“Kita akan melibatkan kepala sekolah yang sudah pensiun dan memang punya pengalaman untuk membantu mengelola yayasan,” tambahnya.
keberadaan SMA Siger sebelumnya menjadi perhatian publik setelah para siswanya dipindahkan ke sejumlah sekolah swasta dan operasional nya dialikan kepada Disdik Lampung.
Pemerintah Kota Bandar Lampung kini menyiapkan langkah lanjutan agar aktivitas belajar para siswa tetap berjalan optimal seperti menjamin biaya pendidikannya, sekaligus membuka peluang hadirnya lembaga pendidikan baru di bawah yayasan yang tengah disiapkan. (WB)







