Bongkarpost.co.id
Bandar Lampung,
Pengurus Daerah Persatuan Artis Film Indonesia (PD PARFI) Lampung bersama DPP Bintang Nyanyi dan Canda Padukan Hati (NADAPATI) menggelar acara halal bihalal 1446 H di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Rabu (30/4/2025).
Acara yang penuh kehangatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Lampung yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Bobby Irawan.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia H. Nuryadin, S.H menyampaikan bahwa PARFI dan NADAPATI merupakan organisasi yang menaungi para artis nasional, dengan misi memajukan industri film Indonesia, meningkatkan kualitas produksi film, serta memperjuangkan hak-hak para pelaku film.

“PARFI dan NADAPATI menjadi wadah bagi para aktor, aktris, sutradara, dan berbagai profesi lain yang bergelut di dunia film. Saya sebagai ketua panitia menyampaikan terima kasih kepada semua yang telah hadir dalam kegiatan ini. Semoga dengan kegiatan ini bisa menambah silaturahmi, tidak hanya secara nasional, tetapi juga internasional,” ujar Nuryadin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara tersebut.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah mensukseskan acara ini,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PARFI Provinsi Lampung, Muslieh Harni, menekankan pentingnya menjalin silaturahmi dan menjaga kebersamaan di kalangan anggota PARFI.
“Saat ini kita menyadari pentingnya silaturahmi dan menjaga kekompakan, kebersamaan dalam organisasi profesi di bidang film, seni, dan budaya. Semua itu dalam rangka turut mewarnai program pemerintah di bidang pendidikan seni, budaya, film, juga pariwisata daerah,” ujarnya.

Muslieh juga menjelaskan peran penting PARFI Lampung dalam mendukung program pemerintah melalui karya-karya film lokal.
“Tugas pokok kami adalah berkarya dan memberi kontribusi kepada pemerintah daerah dalam dunia perfilman. PARFI adalah pencetak artis dan penghasil film-film yang membentuk karakter,” katanya.
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini, PARFI Lampung menjadi satu-satunya di antara seluruh daerah provinsi yang telah berhasil memproduksi film secara mandiri.
“Kami kreatif. Di seluruh daerah provinsi belum ada yang pernah buat film seperti kami. Cuma di Lampung. Saat saya baru dilantik, saya ditantang untuk membuat film. Maka kami buat film terkait pariwisata dan pendidikan, yang sudah diputar di bioskop Transmart,” jelas Muslieh.
Tak hanya itu, PARFI Lampung juga menggandeng Polda Lampung dalam memproduksi film bertema narkoba dan obat-obatan terlarang.
“Kami juga akan membuat film baru, insyaallah akan kami garap tahun ini,” tambahnya.
“Ini lah tugas pokok kami sebagai mitra daerah. Jadi tahun ini mudah-mudahan kami bisa dibantu pemerintah untuk terus menjalankan dan membuat karya-karya film dari Lampung agar bisa tembus ke tingkat nasional. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur,” tutupnya.
Kegiatan halal bihalal ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Lampung, Ketua Dewan Kehormatan PARFI Lampung Abdurrachman Sarbini (Mance), serta para undangan lainnya. Acara semakin semarak dengan pemutaran film hasil karya PARFI Lampung sebagai bentuk apresiasi terhadap insan perfilman daerah.
Hingga saat ini kegiatan masih berlangsung.(Jim)







