METRO – Walikota Metro hadiri talk show yang digelar di kantor Kesbangpol Kota Metro, Dirinya mengaku semua Masyarakat Metro, terutama ASN, memiliki wawasan kebangsaan, dengan cara menanamkan empat pilar, pertama Pancasila, UUD 1945, Bhineka tunggal Ika dan NKRI menjadi harga mati bagi seluruh Rakyat Indonesia, (10/03/2022).
Kesbangpol Kota Metro mengadakan talk show dengan tema “Penguatan Wawasan Kebangsaan” di lingkungan ASN Kota Metro. Hadir pada acara tersebut, Wahdi Sirajuddin dan Ken Setiawan Pendiri Crisis Center Provinsi Lampung dan Komandan Kodim 0411/KM Letkol. Inf. Sihono sebagai Nara Sumber.
Komandan Kodim 0411/ KM Letnan Kolonel Sihono dalam pemaparannya saat membuka kegiatan tersebut sebagai Pembicara mengatakan bahwa wawasan kebangsaan sudah ada sejak jaman Gajah Mada, lalu Bangsa Eropa, mulai dari Belanda, Portugis dan lainnya tertarik untuk berinvestasi tanpa modal dengan cara menginvasi NKRI secara perlahan lahan.
Hingga akhirnya Belanda secara resmi menjadi Negara Koloni yang sebelumnya kalau NKRI hanya sebatas berdirinya berbagai Kerajaan. Untuk itu, TNI berpangkat melati dua itu mengaku bahwa wawasan kebangsaan hendaknya dapat terus ditanamkan pada Jiwa masing masing pada kepada seluruh Rakyat Indonesia dan menjadi peran dalam hidup Kita dalam menjaga NKRI, jangan sampai kejadian serupa kembali terjadi di Negara Kita saat ini. Menurut Kent Setyawan di Indonesia dari 235 juta Rakyat Indonesia, sudah sekitar tiga belas persen termasuk ASN dan TNI sudah terpapar faham terorisme.
Dalam pemaparannya Walikota Metro Wahdi Sirajuddin mengatakan bahwa ASN harus setia kepada Bangsa dan Negara ini dengan empat pilar adalah harga mati yang tidak ada tawar menawar untuk Kita semua. Oleh karenanya di berbagai Wilayah di Indonesia, termasuk kota Metro. Oleh karenanya, menjaga empat pilar harus tertanam menjadi sikap yang harus menjadi jati diri Anak Bangsa kedepan. Sehingga semua Masyarakat di NKRI ini wajib menjadi Penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tetapi sikap berahlakul karima juga harus menjadi salah satu jati diri Bangsa, sehingga empat pilar harus mampu ditanamkan kepada Bangsa ini. Termasuk Pemimpin di berbagai Lembaga di Pemerintahan.
Oleh karenanya, Wahdi mengingatkan Kita semua untuk mampu menyelesaikan semuanya, termasuk vandemi saat ini yang menjadi cobaan bagi Bangsa Indonesia. Sehingga ASN harus memiliki jiwa kebangsaan, sehingga masing masing mampu mempertahan empat Pilar kebangsaan kedepan. Oleh karenanya, Dia meminta semua Rakyat Metro, terutama ASN yang sudah disumpah untuk setia kepada NKRI. Walikota Metro meminta agar semua ASN bisa menjadi motor dalam menanamkan sikap yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat di masa depan.
Diakhir acara Walikota berharap Kita semua mampu menanamkan wawasan kebangsaan kepada seluruh Rakyat Rakyat Indonesia dan mampu mengawal pembangunan kedepan, termasuk mengawal visi misi Metro yang Kita cintai ini.
Kent Setyawan saat memaparkan Dirinya menjadi Teroris, mengaku bahwa Kita masih menduakan Tuhan, itu salah satu jurus Pemimpin Kelompok Teroris di Indonesia, pertanyaan-pertanyaan itu Mereka kepada Calon yang akan jadi Teroris, sehingga tidak ada pilihan Hitam dan Putih, benar salah, beriman dan kafir bagus mana ciptaan manusia dengan ciptaan pemimpin. Itu yang selalu Mereka suguhkan kepada Calon Anggota Mereka.
Pendiri crisis center, yang juga Mantan Teroris menceritakan saat Dia jadi penganut radikalisme. Termasuk perlawanannya kepada Negara yang salah, yang ingin merubah Dasar Negara Kita. Menurut Kent seharusnya ada cara cara untuk menciptakan perlawanan kepada para Penganut faham yang salah tersebut.
Bahkan Kent mengatakan bahwa yang sudah 30 persen lebih ASN dan TNI Oknum tersebut terpapar faham radikalisme. Untuk itu Kita harus mampu memerangi praktek radikalisme tersebut. Oleh Pendiri crisis center terorisme Kent Setiawan mengaku bahwa Dasar Negara yang sudah di dirikan Pendahulu Kita sudah benar, sehingga satu saja yang Kita amalkan, maka akan tercipta.
(FAD)







