Bongkarpost.co.id (Tulang Bawang) – Sejumlah bahan pokok khusunya di Kabupaten Tulang Bawang mengalami kenaikan harga menjelang akhir tahun 2022.
Bahan pokok seperti cabai mengalami kenaikan mencapai 25% dari harga normal Rp 40 ribu kini mencapai Rp 50 ribu perkilonya.
Kenaikan harga sejumlah bahan pokok ini tentu mempengaruhi pengunjung pasar yang ingin berbelanja.
Pengunjung yang biasa membeli bahan pokok hingga 1kg, kini hanya membeli ½kg saja, tentu ini menjadi salah satu keluhan penjual khusunya di Pasar Putri Agung Kecamatan Menggala.
Sedangkan untuk stok bahan pokok sendiri masih normal dan cukup untuk pembeli hingga akhir tahun nanti.
Namun, walau pasokan stok bahan pokok banyak, penjual tetap mengeluh akan pasar yang sepi pengunjung terlebih lagi lokasi pasar juga yang kurang strategis.
“Harga bahan pokok menjelang akhir tahun mengalami kenaikan, tetapi suasana pasar tetap lah seperti biasanya yang sepi pengunjung,” ucap Endang (48) Pedagang Pasar Putri Agung.
Selain karena kenaikan harga bahan pokok, lokasi pasar yang kurang strategis juga mempengaruhi pengunjung.
Pengunjung pasar khusunya pasar Putri Agung Kecamatan Menggala, tergolong sepi dikarnakan mayoritas pembeli hanya masyarakat di lingkup Menggala saja.
Sedangkan pembeli dari luar jarang sekali disebabkan lokasi pasar yang kurang strategis, jika dilihat dari jalan raya, terlihat seperti pasar yang sepi penjual, dikarenakan lokasi pasar yang terletak dibelakang bangunan pasar.
Ditambah lagi dengan adanya kios yang sudah tergolong lengkap dengan keperluan yang dibutuhkan masyarakat menjadi salah satu faktor sepinya pembeli.
“Terlebih lagi sekarang sudah banyak kios-kios yang sudah menyediakan keperluan bahan pokok, jadi banyak masyarakat yang lebih memilih berbelanja di kios yang berada di sekitar mereka,” jelas Endang.
Penjual Pasar Putri Agung berharap dapat menerima kebijakan dari pemerintah agar kiranya mendapat renovasi dan bisa kembali berjualan di depan pasar.
“Saya berharap pemerintah dapat memperhatikan kami sebagai penjual dikarnakan pasar yang sepi pengunjung, agar sekiranya bisa membantu merenovasi bangunan agar dapat terlihat lebih rapi dan bisa menarik minat pembeli untuk berkunjung kepasar Putri Agung Kecamatan Menggala ini,” harap Endang.
(RA)







