LSM Genta Laporkan Aset Desa Tambah Subur ke Inspektorat Lamtim

  • Whatsapp

LAMPUNG TIMUR – Berpotensi dan adanya indikasi telah terjadi perusakan terhadap lingkungan dan penggelapan aset berupa tanah milik Pemerintahan Desa Tambah Subur, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur. Inspektorat melalui tim penyidik telah melakukan proses pemeriksaan terhadap saksi-saksi, pertama adalah Ketua BPD yang sudah dimintai keterangan.

Ketua LSM Gerakan Cinta Lampung Timur (Genta) sebagai pelapor meminta tegas kepada Tim Penyidik Inspektorat dapat melaksanakan tugasnya secara profesional, sehingga persoalan serupa tidak terulang kembali.

Bacaan Lainnya

“Masa Kepala Desa bisa melainkan kebijakan tanpa pedulikan aturan-aturan, jangan karena uang lupa tanggung jawabnya, Kepala Desa itu perwakilan pemerintah yang ada di desa, bukan berpihak kepada perusahaan, artinya wajib berpihak kepada warga masyarakat ada apa?,” ungkap Ketua Genta Lampung Timur, Fauzi Ahmad kepada awak media, Jumat (25/02/22).

Menurut Fauzi Ahmad, Inspektorat melalui Inspektur Pembantu (Irban) III Wilayah Kecamatan Way Bungur, sudah melaksanakan tugasnya, dengan menindaklanjuti laporan Genta, diantaranya, melakukan peninjauan lokasi, memeriksa masyarakat bahkan telah menyita keterangan dari Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tambah Subur.

Untuk diketahui Kepala Desa Tambah Subur telah dilaporkan LSM Genta kepada Kejaksaan Negeri Lampung Timur terkait adanya dugaan penggelapan tanah atau jalan milik Pemerintah Kabupaten dan pengambilan tanah desa.

Selain melapor pada Kejaksaan, Genta juga melaporkan adanya indikasi pelanggaran Undang-undang tentang lingkungan dengan cara merusak tanaman dan pengerukan tanah milik Pemerintah Desa Tambah Subur, Kecamatan Way Bungur kepada Polres Lampung Timur.

(FAD)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *