Lampung Perkuat Ekosistem Ekonomi Digital, BI Luncurkan QRIS TAP di SMART BRT ITERA dan Kick-Off SIGER Fest 2026

Lampung Perkuat Ekosistem Ekonomi Digital, BI Luncurkan QRIS TAP di SMART BRT ITERA dan Kick-Off SIGER Fest 2026

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Bandar Lampung

Upaya mempercepat transformasi ekonomi digital di Provinsi Lampung kembali diperkuat melalui peluncuran QRIS TAP pada layanan SMART BRT ITERA sekaligus Kick-Off SIGER Fest 2026 yang digelar di Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Rabu (18/6).

Kegiatan yang diinisiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung ini menjadi langkah strategis dalam memperluas digitalisasi pada berbagai sektor, mulai dari layanan publik, transportasi, UMKM, pendidikan, perlindungan sosial hingga inovasi daerah.

Kick-Off SIGER Fest 2026 secara resmi dilakukan oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bimo Epyanto, Rektor ITERA I Nyoman Pugeg Aryantha, Wakil Wali Kota Bandar Lampung Deddy Amarullah, serta sejumlah unsur DPRD, salah satunya Hj. Diah Dharma Yanti, S.H., anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), penyedia jasa pembayaran, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kehadiran lintas sektor tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong transformasi digital yang inklusif, efisien, dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.

“Transformasi digital menjadi kunci penting dalam memperkuat daya saing ekonomi daerah,” ujar Bimo Epyanto Kepala BI Lampung.

Hingga April 2026, implementasi QRIS di Lampung tercatat telah menjangkau 889 ribu merchant, dengan nilai transaksi mencapai Rp1,87 triliun dan volume transaksi sebanyak 22,4 juta transaksi.

Capaian ini menunjukkan meningkatnya penerimaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital serta menguatnya fondasi ekonomi digital daerah.

SIGER Fest 2026 sendiri melanjutkan keberhasilan tahun sebelumnya yang mencatat lebih dari 10 ribu pengunjung dengan nilai transaksi sekitar Rp650 juta. Tahun ini, festival tersebut kembali menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, UMKM, komunitas, penyedia jasa pembayaran, dan media.

Melalui kolaborasi tersebut, SIGER Fest diharapkan mampu memperluas literasi dan akseptasi pembayaran digital, memperkuat UMKM, meningkatkan kualitas layanan publik, serta mendorong inovasi daerah dan akses keuangan masyarakat.

Rangkaian kegiatan tahun ini juga diawali dengan pilot project digitalisasi bantuan sosial di Kota Metro, serta berbagai agenda lain seperti edukasi keamanan transaksi digital, festival kuliner UMKM, apresiasi TP2DD, hingga kegiatan komunitas dan olahraga bagi generasi muda.

Dalam momentum tersebut, Bank Indonesia bersama ITERA juga meluncurkan implementasi QRIS TAP pada layanan SMART BRT ITERA. Inovasi berbasis teknologi Near Field Communication (NFC) ini memungkinkan transaksi dilakukan hanya dengan metode tap, sehingga lebih cepat, praktis, aman, dan efisien bagi pengguna transportasi publik.

Selain aspek digitalisasi, SIGER Fest 2026 juga membawa nilai sosial melalui skema wakaf produktif. Sebagian biaya pendaftaran peserta akan dialokasikan untuk pembangunan sumur bor di lahan pertanian Kabupaten Mesuji, guna mendukung produktivitas petani dan ketahanan pangan daerah.

Dengan kolaborasi berbagai pihak, SIGER Fest 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang tidak hanya mendorong efisiensi transaksi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah, optimalisasi PAD, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Lampung.(*)

Pos terkait