Kreatif! 69 Lembar Koran Bekas Jadi Gaun Indah di HUT ke-69 Lamsel. Guru Cantik Deliana Beri Pesan Bermanfaat

Kreatif! 69 Lembar Koran Bekas Jadi Gaun Indah di HUT ke-69 Lamsel. Guru Cantik Deliana Beri Pesan Bermanfaat

Bongkar Post, Lampung Selatan

Bacaan Lainnya

Pada rangkaian kegiatan di perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Lampung Selatan ke-69 yang jatuh pada tanggal 14 November menjadi panggung inovasi dan kreativitas dalam pawai budaya di wilayah lapangan korpri bumi tercinta Khagom Mufakat kabupaten Lampung Selatan Minggu (17/11/2025).

Deliana, seorang guru SDN Tanjung Gading Kecamatan Rajabasa, berhasil mencuri perhatian dengan gaun buatannya yang unik, menghiasi tubuhnya.

Dari koran bekas. Karya ini tidak hanya memukau dari segi estetika, tetapi juga sarat akan pesan lingkungan dan pendidikan.

Deliana mengatakan Ide pembuatan gaun ini bermula ketika, dirinya ditugaskan oleh Purdiono,S.Pd., kepala sekolah SDN Tanjung Gading untuk menghadiri dalam acara HUT Lampung Selatan dan mengenakan pakaian dari bahan bekas. Sempat merasa bingung, ia kemudian berkonsultasi dengan guru senior, yang menyarankan pemanfaatan koran bekas.

“Awalnya saya bingung harus membuat pakaian dari bahan bekas apa, kemudian Deliana berkonsultasi dengan guru seniornya Ibu Rozana kemudian mengajak untuk mencari solusi dan memikirkan bersama sama dengan dewan guru lainya, dan ide itu muncul setelah Deliana melihat koran bekas yang banyak tersedia di sekolah,” ujar Deli sapaan akrabnya.

Perempuan anak satu (1) ini sebelum menjadi profesi sebagai Guru selama sepuluh (10) tahun mengabdi ini, Ia juga pernah bekerja sebagai dalam bidang jasa makeup. Deli sering melihat bahwa koran bekas sering digunakan sebagai menutup hidangan makanan di prasmanan hajatan juga sebagai alat penutup dinding rumah krebek dan lain sebagainya.

“Koran bekas ini sering dianggap sepele, padahal sangat penting sebagai sumber informasi. Dari sinilah saya berpikir untuk menjadikannya sesuatu yang bernilai.” Ucap Deliana Guru Wali kelas VI. Ditambahkan

Ia menjelaskan bahwa proses pembuatan gaun ini dengan persiapan selama tujuh (7) hari dibantu dewan guru dengan mengumpulkan 69 halaman koran bekas dari bagian bawahan yang mengembang, dan untuk membuat sayap peri. Simbolisme angka 69 ini merujuk pada usia Kabupaten Lampung Selatan yang sedang dirayakan. ditambahkan.

Lebih lanjut, Perempuan kelahiran asal Desa Canti kecamatan rajabasa bahwa ide ini muncul sebagai upaya untuk mengingatkan kembali pentingnya media koran dalam dunia pendidikan.

“Koran adalah sumber informasi yang setia hadir setiap hari. namun, pada kenyataannya tidak semua orang minat akan membacanya. Justru Pemanfaatannya selain menambah pengetahuan Koran bekas juga dapat digunakan sebagai bahan busana adalah cara kreatif untuk menyampaikan pesan tersebut,” ujarnya.

Karya Deliana ini mendapat apresiasi luas dari para hadirin. Banyak yang kagum dengan ide kreatif dan keterampilan Deliana dalam mengubah barang bekas menjadi busana yang elegan dan bermakna. Inovasi ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat Lampung Selatan. Cek it dot (Hb)

Pos terkait