Kodim 0411/KM, Dengan Sistem Padat Karya Rehab Total Jembatan Gantung di Purwoasri Kota Metro
Bongkar Post, Metro – Guna melaksanakan tugas dari program Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn)H.Prabowo Subianto Komando Distrik Militer(Kodim)0411/KM yang kini berlokasi di Wilayah Terbanggi Besar,Kabupaten Lampung Tengah, adakan kegiatan Ground Breaking Pembangunan Jembatan Garuda Tahap V yang beralamat di Kelurahan Purwoasri Kecamatan Metro Utara Kota Metro, pada Jumat (05/06/2026).
Komandan Kodim (Dandim)0411/KM Letkol Inf.Noval Darmawan,S.H.,M.I.P di sesi wawancara bersama awak media menyampaikan bahwa,Kegiatan yang kami laksanakan adalah kegiatan pembangunan jembatan gantung merah putih yang merupakan program dari Bapak Presiden Republik Indonesia(RI).
“Salah satu tujuan dari dari program ini adalah untuk membangun jembatan-jembatan yang tidak layak terutama yang Rintis-rintis itu bisa segera kita perbaiki,sehingga dengan begitu bisa bermanfaat dan membantu akses bagi masyarakat di sekitarnya.
Salah satu contoh akses bagi anak -anak Sekolah ,Akses untuk pergeseran mengangkut hasil dari pertanian,maupun kegiatan lainnya yang bersifat positif untuk Masyarakat setempat,” uncap Letkol Inf. Noval.
Ia melanjutkan perbaikan pada jembatan ini akan dilakukan dengan perencanaan rehab total.
“Jembatan Gantung yang berjarak 54 Meter tersebut rencananya akan di lakukan Rehab total. Yang di maksut dengan rehab total itu apa yang masih bagus kita pertahankan,kecuali kita memang membangun dari nol.
Jadi seperti landasan kayunya nanti kita ganti kayu,terus kemudian dilihat apabila tali selingnya itu mungkin sudah tidak kuat ,tentunya akan kita perbaiki .Sehingga kondisi Jembatan Gantung kembali Normal dan bisa nyaman di pakai oleh Masyarakat yang berada di Kelurahan Purwoasri dan sekitarnya,” lanjutnya.
Lanjut Noval Darmawan,untuk waktu pengerjaan Rehab total Jembatan Gantung ini di rencanakan kurang lebih 40 hari .
“Waktu yang diberikan oleh Angkatan Darat kepada Kodim, itu kurang lebih waktu tiga puluh sampai empat puluh hari harus sudah selesai. Tetapi kembali lagi dihadapkan dengan cuaca maupun kebutuhan bahan yang mungkin harus kita siapkan terlebih dahulu.
Misalkan besi langka misalkan itu,Berarti kita harus mencari dulu dari Tangerang atau dari Bekasi, atau bahkan dari Bandung seperti itu. Begitu barang lengkap langsung segera kita kerjakan cepat kita selesaikan,” paparnya kepada awak media.
Letkol Inf.Noval Darmawan juga menjelaskan bahwa pengerjaan perbaikan dari jembatan gantung ini bersifat sistem Padat Karya yang berkolaborasi dengan pihak Pemerintah Kota Metro maupun pihak lainnya.
“Di sini memang leading sector dari pusat, dari kementerian maupun Angkatan Darat itu langsung penunjukan ke Kodim ,dengan titik-titik yang sudah ditentukan oleh pusat. Hasil laporan review dari bawah secara berjenjang begitu turun, leading sektor nya di sini adalah Kodim.
Tapi kami juga menggandeng stakeholder terkait contoh Bina Marga, kami juga menggandeng konsultan dan kami juga kolaborasi dengan masyarakat untuk membantu,” ungkapnya.
Ia berharap dengan adanya perbaikan atau rehab total pendapat ini kegiatan masyarakat dapat lebih mudah dan benar.
“Harapan kami selaku Komando Distrik Militer(Kodim)0411/KM ke depanya , dengan adanya kegiatan ini masyarakat bisa lebih mudah. Misalkan contoh dengan jembatan yang tadinya rusak bisa lebih memudahkan ,meringankan untuk masyarakat luas dan sekitarnya.Tidak harus memutar lagi keliling yang menempuh jarak lebih jauh,” ucapnya.(**)







