Foto. WB
Bongkar Post, Bandar Lampung
Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bagus Heri Purnomo S.Si., Apt Lampung Bersama Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Bandar Lampung Wilson Faisol S.E., M.M., dan Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung Erwin S.H., M.H, melakukan pengawasan langsung terhadap jajanan takjil Ramadhan di sentra kuliner takjil Masjid Al-Bakrie, Selasa (03/03/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan aman dikonsumsi serta bebas dari bahan berbahaya.
“Didalam pengawasan tadi sudah melakukan semplik terhadap 21 makan dan minuman takjil yang telah diuji bahan berbahaya dalam inspeksi tersebut, petugas BBPOM mengambil sejumlah sampel makanan dan minuman untuk dilakukan uji cepat di lokasi. Pemeriksaan meliputi kandungan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan methanil yellow yang kerap disalahgunakan dalam produk pangan” ujarnya.
Alhamdulillah di lokasi ini nihil tidak ada temuan bahan-bahan berbahaya, Untuk pengawasan selanjutnya Tim BBPOM akan terus melakukan pengawasan sampai 17 Maret 2026.

“Untuk diretail peredaran pangan olahan sudah ada melakukan disebelas titik, dari sebelas sarana yang kita awasi itu ditemukan produk kadaluarsa sebanyak 59 item, 722 pcs seperti produk bumbu-bumbu, produk Prozen dan sebagainya,” jelas Bagus.
Ia juga menegaskan untuk melakukan pembinaan dan mengecek produk yang dijual jangan sampai melewatkan batas kadaluarsa dan kepada produknya kita mintak dimusnahkan.
Selain melakukan pengawasan BBPOM juga melakukan edukasi terkait berbahaya dalam makanan kemudian juga mengedukasi aplikasi BBPOM Mobile untuk cek izin dalam produk dan juga dapat melakukan pengajuan informasi ke BBPOM Mobile. (WB)







