Kekayaan Presiden Prabowo Tembus Rp2,066 Triliun, Naik Rp4 Miliar dari Laporan Sebelumnya

Kekayaan Presiden Prabowo Tembus Rp2,066 Triliun, Naik Rp4 Miliar dari Laporan Sebelumnya

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post | Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi kembali mempublikasikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Presiden RI Prabowo Subianto untuk periode pelaporan 2025 yang disampaikan pada 31 Maret 2026/periodik 2025.

Dalam data yang beredar melalui laman LHKPN KPK, total kekayaan Presiden Prabowo tercatat mencapai Rp2.066.764.868.191 atau sekitar Rp2,066 triliun. Nilai tersebut mengalami kenaikan dibanding laporan sebelumnya yang tercatat sebesar (LHKPN 2024 ): Rp2.062.241.012.691. Kenaikan: Rp4.523.855.500 (sekitar Rp4,52 miliar) atau sekitar 0,22%.

 

Perhitungan detail:

-LHKPN 2025:  (periodik 2025, dilaporkan 31 Maret 2026): Rp2.066.764.868.191

-LHKPN 2024 (sebelumnya): Rp2.062.241.012.69

– Selisih (kenaikan): Rp2.066.764.868.191 – Rp2.062.241.012.691 = Rp4.523.855.500

– Persentase kenaikan: (4.523.855.500 / 2.062.241.012.691) × 100 ≈ 0,219% (dibulatkan menjadi ~0,22%)

Data ini sesuai dengan laporan media seperti Kompas, Tempo, dan sumber lain yang merujuk langsung ke publikasi KPK di elhkpn.kpk.go.id. Kenaikan relatif kecil ini konsisten dengan pola LHKPN Prabowo sebelumnya yang stabil (sebagian besar berasal dari aset tetap seperti tanah/bangunan dan surat berharga).

Aset terbesar Presiden Prabowo masih didominasi surat berharga dengan nilai mencapai Rp1.677.239.000.000 atau sekitar Rp1,6 triliun. Selain itu, harta kekayaan juga terdiri dari tanah dan bangunan, kendaraan, kas dan setara kas, serta harta bergerak lainnya.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut laporan LHKPN Presiden telah dapat diakses publik melalui laman resmi elhkpn.kpk.go.id.

Berdasarkan data LHKPN sebelumnya, kekayaan Prabowo memang didominasi instrumen surat berharga yang nilainya fluktuatif mengikuti kondisi pasar dan investasi []

 

———-

Catatan: Angka bisa sedikit bervariasi antar sumber karena pembulatan (misalnya disebut Rp2,066 triliun vs Rp2,062 triliun), tapi selisih dan persentase di atas akurat berdasarkan angka lengkap yang beredar*

Pos terkait