Kejari Ogan Ilir Musnahkan Barang Bukti Inkracht, Narkotika dan Senjata Tajam Jadi Fokus Utama

Kejari Ogan Ilir Musnahkan Barang Bukti Inkracht, Narkotika dan Senjata Tajam Jadi Fokus Utama

 

Bacaan Lainnya

Ogan Ilir, bongkarpsot.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir menunjukkan komitmen nyata dalam penegakan hukum melalui pemusnahan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde).

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu 15 april 2026 pukul 10.00 WIB di halaman kantor Kejari Ogan Ilir dengan melibatkan unsur Forkopimda.

 

Transparansi dan Fungsi Eksekutorial

Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Ilir, Arief Syafriyanto, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pokok jaksa sebagai eksekutor putusan pengadilan.

Langkah ini krusial untuk,Menjamin Keamanan,Memastikan barang bukti tidak disalahgunakan oleh pihak mana pun,transparansi Publik,Membuktikan kepada masyarakat bahwa barang sitaan dikelola dan dimusnahkan sesuai prosedur hukum.

Pesan Hukum,Memberikan sinyal tegas bahwa negara tidak berkompromi terhadap pelanggaran hukum.

Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari berbagai tindak pidana yang telah diputus pengadilan, dengan rincian sebagai berikut:

1. Sabu: 123,236 gram (dimusnahkan dengan cara dilarutkan dalam blender).

2. Ekstasi: 197 butir atau setara 47,113 gram (dimusnahkan dengan cara dilarutkan).

3. Ganja: 8,416 gram (dimusnahkan dengan cara dibakar).

4. Senjata Tajam: 21 buah (dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan mesin gerinda agar tidak dapat digunakan kembali).

 

Waspada Modus Baru Narkotika

Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan perhatian khusus pada pergeseran modus peredaran narkoba.

Ia menyoroti kemunculan narkotika dalam bentuk cairan vape yang sangat rentan menyasar generasi muda. Menurutnya, pemberantasan narkoba adalah kunci untuk menekan angka kriminalitas lainnya di wilayah Ogan Ilir.

Sinergi Penegakan Hukum dan Peran Masyarakat Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa pemusnahan ini adalah hasil kolaborasi erat antarinstansi.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk meningkatkan langkah preventif dan represif. Kapolres juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat sebagai “mata dan telinga” aparat untuk melaporkan aktivitas mencurigakan guna menjaga kondusivitas wilayah.(Td)

Pos terkait