Kebut Pembersihan Enceng Gondok, Satgas Gulma Pasang Rakit Bambu Penyekat di Bendungan Way Rarem.

Kebut Pembersihan Enceng Gondok, Satgas Gulma Pasang Rakit Bambu Penyekat di Bendungan Way Rarem.

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, LAMPUNG UTARA– Dalam upaya menormalisasi dan pemeliharaan infrastruktur pengairan terus dikebut. Satuan Tugas (Satgas) Pembersihan Gulma melaksanakan kegiatan pemasangan rakit bambu penyekat di Bendungan Way Rarem, Desa Pekurun, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 06 Juli 2026, pukul 16.30 WIB ini dipantau langsung dengan mengunakan pesawat Drone dalam rangka pengambilan dokumentasi progres kerja di lapangan.

Pemasangan rakit bambu ini difungsikan sebagai pembatas atau penyekat guna menghalau persebaran gulma agar tidak mengganggu fungsi teknis bendungan. Proses pengerjaan dan pengambilan dokumenter dimulai menyisir dari titik pinggiran waduk hingga ke tengah waduk.

Aksi pemasangan rakit penyekat ini melibatkan kolaborasi solid antara instansi terkait, TNI-AD Koramil 412-07/ABB, anggota Brigif TP 45/Sai Bhumi dan warga setempat. Sejumlah pihak hadir juga di lokasi antara lain, Bapak Salkodrat selaku Kasat Pemeliharaan Bendungan Way Rarem, Operator Alat Berat sebanyak 3 orang, dan Karyawan UPI Way Rarem.

Progres Pengerjaan hingga saat ini, Satgas Pembersihan Gulma menunjukkan kinerja yang positif. Dari total target area seluas 40 Hektar (Ha), cakupan luas area yang telah berhasil dikerjakan kini telah mencapai 25 Ha atau sekitar 62,05 persen.

Pembersihan yang agresif ini terus dilakukan, mengingat Bendungan Way Rarem memiliki peran vital bagi hajat hidup orang banyak. Berdasarkan data teknis dilapangan, bendungan yang dibangun sejak tahun 1981 ini memiliki luas genangan mencapai 881,89 Ha dengan panjang mencapai 1.600 meter dan tinggi 32 meter.

Bendungan ini merupakan tempat pengendali banjir, sektor pariwisata, dan penyedia kebutuhan air bersih. Selain itu, aliran irigasinya mengairi lahan seluas 9.967,25 Ha untuk mendukung sektor perkebunan, pertanian, dan perikanan masyarakat Lampung Utara.

Dengan tercapainya progres lebih dari 60%, pemasangan sekat bambu ini diharapkan dapat menekan pertumbuhan gulma secara signifikan, sehingga fungsi irigasi dan stabilitas air di Bendungan Way Rarem tetap terjaga optimal.(Anton).

Pos terkait