Kebakaran Terjadi di Jalan Cut Nyak Dien Gang Palapa Nomor 12, Diduga Disebabkan Korsleting Listrik

Kebakaran Terjadi di Jalan Cut Nyak Dien Gang Palapa Nomor 12, Diduga Disebabkan Korsleting Listrik

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Bandar Lampung, 11 April 2026 – Sebuah kejadian kebakaran melanda bangunan milik Tehmy Wijaya di Jalan Cut Nyak Dien Gang Palapa Nomor 12 pada hari Sabtu (11/4/2026) pukul 20.20 WIB.

Setelah melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, pihak Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Provinsi Lampung menduga penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.

Kepala Dinas Damkar kota Bandar Lampung Antoni yang ditemani Kapolsek Tanjung Karang Barat dan Camat Tanjung Karang Pusat memberikan keterangan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

“Kami mengkonfirmasi bahwa seluruh penghuni yang berada di dalam bangunan saat kebakaran terjadi berhasil mengungsi dengan selamat. Hal ini tidak terlepas dari tanggapan cepat dari masyarakat sekitar yang segera memberikan peringatan dan membantu proses evakuasi, serta kecepatan tim kami dalam merespon laporan yang masuk,” ujar Antoni.

Menurut Antoni, tim pemadam kebakaran mendapatkan panggilan darurat pertama kali pada pukul 20.25 WIB dan langsung bergerak ke lokasi kejadian dengan skala penanganan yang maksimal.

“Kami mengerahkan total 8 unit mobil pemadam dari berbagai pos di wilayah Bandar Lampung, serta personel sebanyak 35 orang yang terdiri dari petugas pemadam utama dan tim pendukung. Dukungan tersebut diperlukan mengingat luas area yang terbakar dan kondisi akses lokasi yang cukup sempit,” jelasnya.

Antoni menambahkan bahwa dengan kerja sama yang baik antar personel dan dukungan alat berat yang dibawa, api berhasil dikendalikan secara signifikan pada pukul 20.50 WIB dan kemudian dipadamkan total pada pukul 21.10 WIB.

“Setelah api padam, tim kami juga melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik panas yang dapat menyebabkan kebakaran kembali, serta membersihkan lokasi dari puing-puing yang berbahaya,” ucapnya.

Berdasarkan hasil penilaian awal yang dilakukan oleh tim teknis Damkar bersama dengan pihak pemilik, kerugian materi yang ditimbulkan diperkirakan mencapai kurang lebih 800 juta rupiah.

“Kerugian tersebut mencakup kerusakan pada struktur bangunan yang sebagian besar terbakar, perabotan rumah tangga, serta barang dagangan yang berada di bagian usaha yang beroperasi di lantai dasar. Kami telah melakukan dokumentasi secara menyeluruh untuk keperluan laporan dan proses klaim yang mungkin dilakukan oleh pemilik,” jelas Antoni.

“Terkait barang berharga lainnya seperti dokumen penting, perhiasan, atau barang bernilai khusus yang mungkin terdampak, kami sedang melakukan investigasi lebih mendalam. Proses identifikasi dan pencatatan kerusakan akan terus dilakukan bersama dengan kepolisian dan dinas terkait hingga mendapatkan data yang lengkap dan akurat. Kami akan menyampaikan hasil penyelidikan secara resmi setelah semua proses selesai,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Antoni menyampaikan bahwa tim teknis telah melakukan pemeriksaan awal pada instalasi listrik di lokasi.

“Dari hasil pemeriksaan visual dan data yang kami kumpulkan dari beberapa sumber, kami menduga kebakaran ini berasal dari korsleting listrik pada salah satu saluran instalasi yang ada di dalam bangunan. Namun, kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada faktor lain yang berkontribusi pada kejadian ini,” katanya.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan Camat Tanjung Karang Pusat untuk memberikan bantuan sementara bagi keluarga terdampak, termasuk penempatan sementara dan bantuan kebutuhan pokok. Selain itu, kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga keamanan instalasi listrik di tempat tinggal dan usaha masing-masing,” pungkas Antoni.” (*)

Pos terkait