Bongkar Post, Kotabumi
Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara (Lampura) melakukan peninjauan langsung ke Pasar Sentral Kotabumi, Selasa, 10 Maret 2026.
Kunjungan dilakukan pada Senin, 9 Maret 2026 kemaren, dalam memantau Langsung kondisi sejumlah harga bahan kebutuhan pokok menjelang perayaan Idul Fitri.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui dinas perdagangan memastikan bahwa sejumlah stok bahan pokok di pasar tetap tersedia meski ada sejumlah kenaikan signifikan.
Dalam kesempatan tersebut, Frans Tanada, yang telah menjabat sebagai kepala bidang Perkembangan dalam Negeri,Dinas perdagangan, Lampung Utara itu, berkeliling di pasar sentral Kotabumi dan berdialog dengan sejumlah pedagang untuk mengetahui perkembangan harga berbagai komoditas.
Usai melakukan pemantauan terhadap sejumlah pedagang, ia mengakui bahwa terdapat beberapa bahan kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga.
Setelah di lakukan pemantau dan pengawasan terhadap sejumlah harga sembako,ada beberapa barang yang naik, terutama menjelang idul Fitri,” kata Frans Tanada, ketika di konfirmasi ruang kerjanya.
Namun demikian, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan lebih dipengaruhi oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Meski terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas, Frans Tanada, memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada bahan kebutuhan pokok yang mengalami kelangkaan.
Ia menegaskan bahwa stok barang di sejumlah pasar sentral dan dekon, masih tersedia dengan cukup sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan menjelang idul Fitri.
“Alhamdulillah, hingga sampai saat ini tidak ada barang yang langka, bahkan mendekati satu dua hari menjelang idul Fitri,, semuanya masih tersedia di pasar,” ujarnya,Seraya mengatakan bahwa bukan terhadap bahan pokok,Namun Gas LPG dipastikan aman.
Ia juga menambahkan bahwa kondisi tersebut menunjukkan sejumlah pasokan bahan pokok masih relatif aman. Kenaikan harga yang terjadi bukan disebabkan oleh kelangkaan barang, melainkan karena meningkatnya permintaan masyarakat menjelang idul Fitri.
“Kalau dilihat dari ketersediaan sejumlah barang di pasar, semuanya aman dan pasokan gas LPG juga ada. Jadi bukan karena langka, tetapi karena kebutuhan masyarakat yang meningkat apa lagi menjelang idul Fitri ini,”sambungnya.
Frans Tanada menjelaskan bahwa beberapa komoditas memang mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.
Salah satunya adalah cabai yang mengalami lonjakan harga cukup tinggi dibandingkan dengan komoditas lainnya.
“Yang cukup signifikan itu cabai. Harganya sekitar Rp66.667 sampai Rp63.333 ribu per kilogram,Kalau yang lain masih sama dari harga sebelumnya,” jelasnya
Untuk memastikan kondisi tersebut, pihaknya selalu melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap sejumlah bahan pokok saat mendekati lebaran sehingga stok bahan dan agar harga stabil
“Kami selalu melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap sejumlah bahan sembako sehingga mendekati lebaran pasokan Gas dan harga sembako aman,” ujarnya. (Orean)







