ITERA Serahkan Teknologi Tepat Guna untuk Pengolahan Minyak Atsiri Pala kepada Gapoktanhut Maju Lestari

 

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Lampung, 19 Agustus 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melaksanakan kegiatan penyerahan hibah teknologi dalam rangka program “Penerapan Teknologi Tepat Guna Pengolahan Minyak Atsiri Pala pada Gapoktanhut Maju Lestari, Tahura Wan Abdul Rachman, Lampung.” Kegiatan ini didanai dari Hibah PkM BIMA Skema Permberdayaan Kemitraan Masyarakat (No Kontrak 1415j/DST/IT9.2.1/PM.01.03/2026). Kegiatan ini dilaksanakan bersama mitra Gapoktanhut Maju Lestari, Tahura Wan Abdul Rachman, Lampung, sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan komoditas pala melalui penerapan teknologi pengolahan yang tepat guna.

Dalam kegiatan tersebut, tim PkM menyerahkan hibah teknologi berupa satu set alat destilasi minyak atsiri dan herb grinder kepada Gapoktanhut Maju Lestari.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh perwakilan UPTD Tahura Wan Abdul Rachman, Rini Nurindarwati, S.Hut., M.P. beserta penyuluh kehutanan. Penyediaan peralatan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan diversifikasi produk berbasis agroforestri pala, sehingga pala tidak hanya dipasarkan sebagai bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk dengan nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi.

Melalui penggunaan alat destilasi, kelompok mitra diharapkan mampu mengembangkan minyak atsiri pala sebagai salah satu produk potensial bernilai ekonomi. Sementara itu, herb grinder dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan serbuk pala murni dengan ukuran yang lebih seragam sehingga meningkatkan kemudahan pengolahan, pengemasan, dan pengembangan produk turunannya.

Selain penyerahan peralatan, kegiatan juga dilengkapi dengan pelatihan dan praktik penggunaan alat yang melibatkan anggota Gapoktanhut Maju Lestari secara langsung. Anggota kelompok memperoleh pendampingan mengenai pengoperasian alat destilasi dan herb grinder, tahapan dasar pengolahan bahan baku, serta penggunaan peralatan secara tepat dan aman.

Pelatihan secara langsung menjadi bagian penting dari program karena keberhasilan penerapan teknologi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan peralatan, tetapi juga oleh kemampuan kelompok mitra dalam mengoperasikan dan memanfaatkannya secara mandiri. Melalui kegiatan tersebut, anggota Gapoktanhut Maju Lestari diharapkan semakin terampil dalam menggunakan teknologi yang telah diberikan dan mampu menerapkannya secara berkelanjutan dalam kegiatan produksi kelompok.

Program PkM ini sekaligus menjadi upaya untuk memperkuat pemanfaatan hasil agroforestri pala di kawasan Tahura Wan Abdul Rachman melalui pendekatan hilirisasi produk. Pengolahan pala menjadi minyak atsiri dan serbuk pala murni diharapkan dapat membuka peluang pengembangan produk baru, meningkatkan nilai jual komoditas, serta memberikan alternatif sumber pendapatan bagi anggota kelompok.

Ke depan, keberadaan teknologi tepat guna tersebut diharapkan dapat menjadi awal bagi pengembangan unit pengolahan pala yang lebih produktif dan berkelanjutan di Gapoktanhut Maju Lestari. Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat, program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan transfer teknologi, tetapi juga mendorong peningkatan keterampilan, kemandirian produksi, serta penguatan nilai ekonomi sumber daya lokal secara berkelanjutan. (*)

Pos terkait