Ikut Kegiatan PKL, Ratusan Siswa SMK di Lamsel Tidak Dapat Menu MBG
Bongkar Post, Lampung Selatan
Ratusan siswa SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) di Lampung Selatan yang sedang melaksanakan kegiatan PKL (Praktik Kerja Lapangan) diketahui tidak dapat menu MBG (Makan Bergizi Gratis). Padahal, sekolah mereka dipastikan sebagai satuan sekolah penerima manfaat dari program unggulan Presiden Prabowo itu.
Seperti yang disampaikan oleh sejumlah siswi SMKN1 Kalianda ini. Mereka mengungkapkan jika hampir seluruh siswa kelas XII sejak 4 bulan lalu mengikuti program kegiatan PKL di sejumlah kantor instansi.
Namun, dari awal hingga menjelang berakhirnya kegiatan PKL tersebut, ratusan siswa itu belum pernah sama sekali menerima menu MBG. Para siswa tersebut mengaku tidak pernah ada pemberitahuan ataupun arahan apapun terkait distribusi menu MBG.
Bahkan menurut mereka, pada pertengahan PKL lalu untuk beberapa waktu, mereka kembali ke sekolahan di SMKN1 Kalianda untuk melaksanakan Ujian kompetensi keahlian (UKK), namun para siswa tetap tidak menerima menu MBG. Sedangkan adik kelas mereka di kelas X dan kelas XI terlihat mendapatkan menu MBG.
“Dari awal kami PKL di sekretariat DPRD ini sudah hampir 4 bulan lalu dan saat ini sudah mau selesai, belum pernah kami menerima MBG. Padahal SMKN 1 Kalianda masuk daftar sekolah penerima MBG, karena siswa yang lain yang tidak ikut PKL, di sekolahan mereka dapat menu MBG,” terang salah satu siswi yang enggan identitasnya diungkap, belum lama ini.
Sementara, sejumlah siswi dari SMK Yaditama Sidomulyo, mengaku mereka PKL baru 2 bulan belakangan ini di salah satu kantor OPD di lingkungan Pemkab Lamsel. Senada, mereka pun mengaku sejak melaksanakan kegiatan PKL tidak pernah menerima menu MBG ataupun diarahkan tertentu terkait MBG.
“Baru 2 bulan PKL, tapi kami semua yang PKL tidak pernah menerima menu MBG ataupun diarahkan untuk bagaimana menerima menu MBG,” ujar salah satu siswi SMK Yaditama ini seraya diamini oleh sejumlah rekannya.
Sedikit berbeda, 2 orang siswa SMKN 2 Kalianda (STM) yang sedang PKL dengan sebuah bengkel perawatan AC (Air Conditioner) di Kalianda, mengaku menerima arahan dari pihak sekolah jika ingin mendapatkan menu MBG, supaya datang ke sekolahan di jam-jam distribusi MBG.
“Kalau kami berdua sempat dapat arahan dari pihak sekolah, jika mau menu MBG supaya datang ke sekolahan (SMKN 2) di jam-jam makan MBG, Bang,” katanya seraya mengaku tidak pernah ke sekolah untuk mendapatkan menu MBG.
Sementara, Kepala SMKN 1 Kalianda, Kalimo dikonfirmasi membenarkan. Menurut Kalimo, seluruh siswa yang mengikuti PKL di luar sekolah memang belum didaftarkan sebagai siswa penerima manfaat.
“Kalau yang (Ikut) PKL (Memang) belum diusulkan dapat MBG Mas, karena tidak di sekolah, kecuali yang PKL di sekolah. Karena anaknya tidak di sekolah, ntar yang makan (Menu MBG) siapa,” ujar Kalimo, seperti dilansir lampungraya.id pada Senin 8 Desember 2025.
Bahkan Kalimo juga mengatakan para siswa tersebut bakal diusulkan sebagai penerima manfaat kalau sudah mulai masuk sekolah pasca PKL. (fir)







