H. Ahmat Fitoni Hasan Gelar Sos per Di Kecamatan Merbau Mataram
Lampung Selatan
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung dari Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2019 – 2024 Daerah pemilihan (Dapil) II Lampung Selatan H. Ahmat Fitoni Hasan gelar sosialisasi Peraturan daerah (Sosper) di Dusun Giri Harjo Desa Merbau Mataram Kecamatan Merbau Mataram pada Jum’at 10/2/2023.
Hadir dalam kegiatan itu, Dede Tiara Ratna Sari. ZA, Kepala Desa Merbau Mataram yang diwakili oleh Kaur Pemerintahan Desa, Edi Suwarno, tokoh masyarakat Desa Merbau Mataram, pemuda, ibu ibu pengurus UMKM serta puluhan warga Desa setempat.
Usai pemaparan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda), H. Ahmat Fitoni yang dikenal sangat dekat dengan masyarakat ini mengajak peserta untuk ngobrol rembuk pekon dengan berbagai persoalan hingga pelaksanaan Pemilu yang akan di laksanakan pada tahun 2024.
“Ya rembuk pekon lah. Ini kan yang hadir banyak kaum emak emak. Kalau kita memaparkan secara serius tentang Perda, pasti mereka kurang paham dan akan jenuh mendengarkan, ” Ujar Putra Daerah Bumi Khahom Mufakat ini kepada Bongkar Post.
“kita ngobrol santai, warga disini, di Kecamatan Merbau Mataram semua keluarga kita, ” Imbuhnya.
Menurutnya, Politik itu Momentum dan strategi. Momentum saat inilah harus diperankan semua. Jadi harus Allah Out untuk menghadapi Pemilu 2024 yang akan datang.
“Bagi PAN Pemilu 2024 menjadi Momentum yang sangat Penting, ” Ungkap Adik Kandung Menteri Perdagangan RI ini.
Di sela obrolannya dengan warga, Ahmat Fitoni yang duduk di Komisi I DPRD Provinsi Lampung mengatakan, kegiatan Anggota Dewan itu melaksanakan Reses. Dalam Reses itu membahas tentang sosialisasi Perda (Sosper) dan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP)
“Ya hanya itu dalam satu bulan, karena kita Dapil Lampung Selatan, ya berbagi mulai dari Bakauheni hingga Natar,” Bebernya.
Dijelaskan oleh Fitoni, untuk reses bulan depan dirinya lebih banyak fokus di kecamatan Penengahan.
“Di kecamatan Penengahan besok kita akan membagikan bibit Alpukat Vietnam. Jadi nantinya di satu desa itu akan menjadi basis tananam Alpukat Vietnam, “jelasnya.
Menurutnya, dengan cara seperti itu nantinya di setiap Desa di Kabupaten Lampung Selatan memiliki ikon masing masing.
“Nantinya di setiap Desa ikonnya berbeda beda, ada yang bergerak kerajinan, produksi makanan ringan seperti kemplang, kripik pisang. Karena usaha UMKM itu tidak harus sama jenisnya, ” Tegasnya.
Selain itu, sambung Fitoni, dirinya pun saat ini sedang mengembangkan pertanian kolam Udang Fanami air tawar di kecamatan Jati Agung.
“Itu sudah kita laksanakan di Kecamatan Jati Agung, siatemnya di kelola oleh kelompok. Kita coba udang Fanami di air tawar. Itu sangat menguntungkan. Jadi nantinya setiap desa usaha UMKM nya berbeda beda sehingga setiap desa punya ikon sendiri sendiri. Itu bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, ” Tutup Fitoni. (fir)







