Bongkar Post, Bandar Lampung, 8 April 2026 – Tim dosen Institut Teknologi Sumatera (ITERA) kembali mewujudkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Mengusung tema eduwisata, tim dosen ITERA sukses mengedukasi siswa-siswi SMP Global Surya Bandar Lampung di kawasan konservasi Kebun Raya ITERA.
Kegiatan PkM yang mengangkat judul utama “Edukasi Keanekaragaman Hayati dan Praktik Perbanyakan Vegetatif Flora bagi Siswa SMP Global Surya di Kebun Raya ITERA” ini, berjalan sukses berkat kolaborasi erat antara tim dosen dengan Unit Pelaksana Akademik Konservasi Flora Sumatera ITERA (UPA KFS ITERA) selaku mitra strategis dan pengelola kawasan. Terdapat tiga tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan ini, yaitu:
Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga keanekaragaman hayati dan konservasi lingkungan.
Memberikan keterampilan teknis dan aplikatif kepada siswa mengenai cara penyiapan media tanam dan teknik perbanyakan vegetatif flora.
Mengenalkan flora endemik dan dilindungi secara langsung melalui metode pembelajaran di alam terbuka yang interaktif.

Ketua Tim PkM, Yossi Dharma, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa usia sekolah menengah adalah masa emas untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui eduwisata di alam terbuka seperti di Kebun Raya ITERA ini, anak-anak tidak hanya menghafal nama tanaman, tetapi menyentuh tanah, melihat langsung keunikan kantong semar, dan mempraktikkan cara memperbanyak anggrek. Kami berharap pengalaman empiris ini membekas dan menumbuhkan jiwa konservasionis dalam diri mereka,” ujar Yossi Dharma.
Rangkaian Pembelajaran Interaktif di Kebun Raya
Selama kegiatan berlangsung, para siswa dipandu langsung oleh tim dosen dan edukator untuk mengeksplorasi berbagai zona edukasi, meliputi:
Pemahaman Dasar & Penanaman: Sesi ini dipandu oleh Yossi Dharma, S.Si., M.Si. Siswa dibekali materi komprehensif tentang pertumbuhan, sifat tanaman (habitus dan morfologi), serta teknik perbanyakan tumbuhan. Selanjutnya, mereka langsung diajarkan cara meracik media tanam dan menanam tanaman hias secara mandiri.
Eksplorasi Taman Nepenthes: Bersama pemateri Eryka Merdiana, S.P., siswa diajak mengamati langsung tanaman kantong semar (Nepenthes). Di area ini, siswa mendapatkan edukasi tentang status perlindungannya, anatomi yang unik, proses mendapatkan nutrisi sebagai tanaman karnivora, serta daerah persebarannya di alam.
Konservasi Anggrek: Sesi ini dibawakan oleh Dr. Faradila Mei Jayani, S.Hut., M.Si. Beliau memberikan edukasi mengenai siklus hidup anggrek, jenis-jenisnya, dan pentingnya langkah pelestarian. Kegiatan ini ditutup dengan praktik perbanyakan anggrek secara langsung oleh para siswa.
Kunjungan Rumah Kaca Kaktus: Sebagai penutup tur, siswa didampingi oleh Nur Hatta untuk mengunjungi rumah kaca. Di sini, pemateri menjelaskan keragaman jenis kaktus dan bagaimana cara tumbuhan tersebut beradaptasi secara morfologi di lingkungan yang kering.
Untuk mengukur efektivitas program, tim PkM melakukan pre-test di awal acara dan post-test di akhir kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan. Para siswa SMP Global Surya juga menunjukkan antusiasme yang luar biasa selama sesi tanya jawab maupun praktik di lapangan.
Kegiatan ini terselenggara oleh tim PkM dosen ITERA yang diketuai oleh Yossi Dharma, S.Si., M.Si., dengan anggota tim yang terdiri dari:
Dr. Faradila Mei Jayani, S.Hut., M.Si., Dr. Agr. Rahma Nur Komariah, S.Hut., M.Si., Diyanti Isnani Siregar, S.Hut., M.Sc., Eti Artiningsih Octaviani, S.Hut., M.Si., Nurika Arum Sari, S.Hut., M.Sc., Mhd. Muhajir Hasibuan, S.Hut., M.Si., dan Oktarina Maulidia, S.P., M.Si.
Melalui sinergi edukasi ini, diharapkan Kebun Raya ITERA dapat terus menjadi pusat pembelajaran yang inklusif dan memberikan dampak positif yang nyata bagi pendidikan lingkungan di Provinsi Lampung. (*)







