Festival Koi di Pesawaran Buka Peluang Pekerjaan Jasa Heanling

  • Whatsapp

Bongkarpost.co.id (Pesawaran) – Kurangnya Jasa Heanling menjadi Kendala terlaksananya Festival Koi di Pesawaran. Sabtu (30/7/2022).

Hal itu diungkapkan Ketua Pelaksana 1st Bupati Pesawaran Cup Koi Festival 2022, Tomi Fernando saat diwawancarai beberapa media.

Bacaan Lainnya

“Kendala festival ini dua, yang pertama dari segi teknis dan kedua kurangnya jasa heanling,” ungkapnya.

“Kalau teknis, karena ini baru dan antusiasme peserta ternyata luar biasa, kita kewalahan seperti di pendataan, karena memang masih semi manual, begitupun dengan jasa Heanling yang kurang, jadi beberapa peserta bingung untuk mengikuti festival ini,” jelasnya.

Dirinya mengatakan, jasa heanling sangat dibutuhkan karena memang sangat membantu peserta dalam mengikuti lomba.

“Jasa Heanling itu kerjanya seperti bawa ikan dari pemilik ke lokasi perlombaan, mengemasnya, sampai mendaftarkan juga. Intinya, minimal paham lah dengan ikan. Sementara untuk upah jasa per ekornya bisa sampai Rp. 400 ribu,” kata dia.

Kedepannya dirinya mengatakan, pihaknya akan mengadakan semacam pelatihan untuk menghadirkan jasa Heanling di daerah setempat.

“Nantinya bakal kita adakan juga, seperti kemarin contohnya kita sudah coba mengelola bibit koi dan disana hasilnya sudah bisa dilihat,” kata Tomi.

Untuk diketahui, Festival Koi ini diikuti kurang lebih 30 Komunitas dari berbagai provinsi dengan delapan klasifikasi kelas berdasarkan ukuran serta menghadirkan empat orang juri diantaranya, tiga dewan juri dari KLC dan satu dewan juri senior di bawah naungan Asosiasi Pecinta Koi Indonesia (APKI).

(Akbar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *