Dosen Informatika ITERA Diseminasikan Hasil Riset AI ke Kurikulum, Dorong Peningkatan Respons Bencana
Bongkar Post, LAMPUNG SELATAN — Dua dosen Program Studi Teknik Informatika Institut Teknologi Sumatera (ITERA) mendiseminasikan hasil riset unggulan mereka kepada mahasiswa sebagai bagian dari upaya memperkuat relevansi kurikulum dengan perkembangan teknologi terkini.
Kegiatan ini menjadi contoh penerapan pembelajaran berbasis riset (Research-Based Learning), sekaligus penegasan komitmen ITERA dalam mendukung program Kampus Berdampak.

Integrasi Riset AI ke Pembelajaran
Kegiatan diseminasi dilaksanakan pada Jumat, 31 Oktober 2025, dan diikuti oleh 35 mahasiswa. Materi yang dipresentasikan berfokus pada penelitian berjudul “Pemanfaatan Artificial Intelligence dan Human Intelligence dalam Anotasi Sentimen untuk Peningkatan Respons Bencana.”
Ketua tim peneliti, Hafiz Budi Firmansyah, S.Kom., M.Sc., Ph.D., bersama anggota tim Aidil Afriansyah, S.Kom., M.Kom., memaparkan bagaimana model bahasa berbasis Transformer—seperti BERTBase, DistilBERT, dan RoBERTa—digunakan untuk menganalisis sentimen publik secara cepat dan akurat pada saat terjadi bencana.
Hafiz menjelaskan bahwa pemanfaatan AI dapat membantu lembaga pemerintah, peneliti kebencanaan, maupun relawan dalam membaca situasi di lapangan melalui data media sosial. “Waktu adalah faktor penting ketika bencana terjadi. Dengan pendekatan ini, deteksi sentimen publik dapat dilakukan lebih cepat. Namun, peran manusia tetap penting, terutama dalam proses anotasi agar model belajar dengan benar,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa membawa hasil riset ke ruang kelas membantu mahasiswa memahami hubungan antara teori metodologi penelitian dengan kebutuhan nyata di masyarakat, khususnya dalam konteks kebencanaan.
Penelitian ini merupakan bagian dari Hibah Berbasis Kepakaran LPPM ITERA Tahun 2025 dan telah dipublikasikan di Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) Sinta 2 dalam artikel berjudul
Comparing BERTBase, DistilBERT and RoBERTa in Sentiment Analysis for Disaster Response (Vol. 6, No. 5, Oktober 2025).
Didukung Kebijakan Kurikulum Nasional
Dosen pengampu menjelaskan bahwa integrasi hasil penelitian ke dalam kurikulum merupakan implementasi dari Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, yang menekankan fleksibilitas kurikulum dan relevansinya dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat.
Dengan pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis, tetapi juga terpapar contoh-contoh nyata penggunaan teknologi, khususnya AI, untuk mendukung pengambilan keputusan dalam situasi darurat.
Komitmen ITERA terhadap Penguatan Kapasitas Kebencanaan
Melalui kegiatan ini, ITERA menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan Teknik Informatika yang memiliki kompetensi sesuai tuntutan era industri 5.0 dan mampu memberikan kontribusi pada isu-isu strategis nasional, termasuk mitigasi bencana.
Penyelenggaraan diseminasi riset ini juga menjadi bagian dari upaya ITERA untuk memperluas dampak penelitian melalui pendidikan, serta mendorong mahasiswa agar mengembangkan ide dan solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. (*)







