Dinas PU Bandar Lampung Ambil Langkah Tegas Jalan Aspal Beralih Ke Beton Khususnya di Area Rawan

Dinas PU Bandar Lampung Ambil Langkah Tegas Jalan Aspal Beralih Ke Beton Khususnya di Area Rawan

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Bandar Lampung

Pemerintah Kota Bandar Lampung, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) resmi menyatakan perang terhadap jalan rusak langganan genangan air yang kerap dijuluki masyarakat sebagai “Proyek Seumur Jagung”.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, mengungkapkan bahwa inovasi ini adalah jawaban atas keluhan masyarakat terkait jalan yang cepat rusak tak lama setelah diperbaiki.

Mulai tahun ini, Dinas PU mengambil langkah tegas dengan mengalihkan material pembangunan jalan dari aspal menjadi rabat beton (rigid pavement), khususnya di area-area yang rentan tergenang air dan memiliki struktur tanah labil.

“Dinas PU akan berinovasi di jalan lingkungan dan jalan kota yang rentan genangan air. Perbaikan akan dialihkan ke rabat beton dari yang sebelumnya menggunakan aspal,” Rabu (21/05/2026).

Ia mengungkapkan sebagai langkah awal, kebijakan ini akan langsung dieksekusi pada tahun ini di 7 titik ruas jalan. Dedi memastikan program ini akan berjalan bertahap dan terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.

Tidak hanya mengganti spesifikasi material menjadi lebih kuat, Dinas PU juga menabuh genderang peringatan bagi para kontraktor atau rekanan yang kerap bekerja asal-asalan. Fungsi pengawasan di lapangan akan diperketat secara masif, termasuk penambahan personel dan optimalisasi konsultan pengawas.

“Saya minta pengawas PU aktif di lapangan. Begitu pula konsultan pengawas, jangan hanya kerja di belakang meja, namun benar-benar awasi ke lapangan secara intens,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan bahwa Dinas PU tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi denda hingga blacklist (daftar hitam) bagi rekan-rekan nakal yang terbukti mengerjakan proyek tidak sesuai spesifikasi teknis dalam kontrak kerja. Langkah tegas ini bahkan sudah mulai diterapkan kepada beberapa pihak yang melanggar.

“Kami tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi denda hingga blacklist bagi rekan yang nakal terbukti mengekerja proyek tidak sesuai spesifikasi teknis dalam kontrak kerja,” tegasnya.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap infrastruktur jalan kota akan jauh lebih awet, aman, dan nyaman digunakan oleh masyarakat dalam jangka waktu yang panjang. Dengan transisi ke rabat beton dan pengawasan ketat.

Ia mengatakan keputusan untuk memilih rabat beton di area rawan genangan di dasari oleh alasan daya tahannya yang luar biasa terhadap air. Berbeda dengan musuh utama aspal yakni air, di mana genangan yang dibiarkan lama akan membuat ikatan aspal melemah, terkelupas, dan memicu jalan berlubang. Sebaliknya, struktur rabat beton terbukti sangat kebal terhadap genangan air maupun cuaca ekstrem.

“Keputusan ini memilih rabat beton, di area rawan genangan air di di dasari oleh alasan daya tahan yang luar biasa Dibanding aspal, dimana genangan yang dibiarkan lama akan membuat ikatan aspal melemah, terkelupas, dan memicu jalan berlubang,” katanya.

Selain itu, material yang dipilih yang benar-benar kuat tahan lama untuk bahan-bahan rabat beton. Karakteristik ini membuat jalan rabat beton sanggup menahan beban kendaraan yang berat, bahkan jika dibangun di atas kontur tanah yang labil atau lembek sekalipun.

Dari segi efisiensi jangka panjang, konstruksi beton juga dinilai sangat menguntungkan karena minim perawatan. Meskipun biaya awal pembuatannya terkadang lebih tinggi atau setara dengan aspal berkualitas tinggi, jalan rabat beton memiliki umur pakai (lifetime) yang jauh lebih panjang.

“Material yang dipilih untuk rabat beton yang benar-benar kualitas nya baik, Agar sanggup menahan beban kendaraan yang berat, bahkan dibangun di atas kontur tanah yang labil. Meskipun biaya awal pembuatan terkadang tinggi atau setara dengan aspal berkualitas tinggi jalan rabat beton memiliki umur pakai yang jauh lebih panjang,” ujarnya.

Dengan demikian, pemerintah daerah tidak perlu terus-menerus menguras anggaran untuk melakukan perbaikan dan tambal sulam jalan setiap tahunnya. Strategi ini diharapkan menjadi solusi permanen untuk ruas jalan yang langganan rusak di Bandar Lampung.(WB)

Pos terkait