Diduga Banguna Drainase Desa Itik Rendai Dikerjakan Asal-asalan

  • Whatsapp

LAMPUNG TIMUR – Pembangunan drainase di Desa Itik Rendai Kecamatan Melinting Kabupaten Lampung Timur sepanjang 1.180 meter tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan gambar yang sudah ada dalam Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes), persoalan Bangunan Drainase tersebut sudah ada yang retak menjadi temuan LSM AKSI.

M. Husin Ketua LSM AKSI memaparkan kepada awak media Bongkar Post Selasa (2/11/2021), Menurutnya karena persoalan yang ditemukan di lapangan dalam program kegiatan anggaran proyek Dana Desa (DD) pembangunan drainase di dusun 02 dan 04 volume 1182 M X 0,6 X 0,25 M dengan nilai anggaran Rp 363.514.000.

Bacaan Lainnya

“Kenapa hanya menggunakan 1 batu belah yang menempel pada dinding tanah bangunan Drainase, dan untuk lantai bawah tidak menggunakan adukan semen dan pasir, untuk lantai, dinding derainase digali membentuk huruf L hanya tebal di atas tipis di bawah,” papar M. Husin.

“Hasil temuan dari bangunan Drainase itulah yang akan kita laporkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) Kejaksana Negeri Sukadana, Lampung Timur.

Masih menurutnya, sudah ada keterangan dari masyarakat yang enggan disebutkan namanya, bahwa pembangunan drainase di Desa Itik Rendai digali dengan cara swadaya masyarakat dengan cara gotong royong dan tidak dikasih upah.

“Dan kami sudah konfirmasi kepada Kepala Desa Itik Rendai Sumarno melalui telfon mengatakan, bangunan drainase yang rusak itu dibenarkan oleh kepala desa dan akan diperbaiki,” ucapnya.

Namun lanjutnya, “Akan diperbaiki jika yang perlu dikerjakan biar diselesaikan dahulu supaya nanti saat ada kesalahan berkelanjutan dapat diperbaiki yang ada kesalahan-kesalahannya,” ucap Kepala Desa Sumarno.

Atas temuan tersebut, awak media ini langsung mengkonfirmasikan persoalan Kepada Camat Melinting Suwarto melalui nomor 0853978666XX telepon seluler miliknya, Suwarto mengaku kalau dia bukan Camat melainkan orang biasa, usahanya juga adalah tukang tralis, dari Karangrejo namanya juga Iwan,” kata Camat Suwarto.

(Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *