Bongkarpost.co.id (Pesawaran) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyerahkan 60 paket bantuan Rumah Layak Huni (RLH) secara simbolis kepada warga di tiga desa di Kabupaten Pesawaran yang dilaksanakan di Balai Desa Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten setempat, Selasa (30/08/22).
Kegiatan tersebut merupakan agenda dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Pesawaran yang mana akan diserahkan kepada 60 warga di tiga desa yang di kabupaten setempat.
Dalam sambutannya Dendi mengatakan, Bantuan tersebut merupakan program Pemda melalui Dinas PRKP untuk membantu masyarakat prasejahtera yang ada di Kabupaten Pesawaran.
“Alhamdulillah tahun ini nominalnya jauh berbeda di bandingkan tahun-tahun sebelumnya, yakni senilai Rp. 35 juta per rumah,” ujarnya.
Dijelaskan, bantuan Rumah Layak Huni (RLH) tersebut merupakan double sharing, yang mana merupakan gabungan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
“Sebelumnya program RLH ini hanya mendapat bantuan senilai Rp 15 juta, kemudian naik menjadi Rp. 17 juta, dan Alhamdulillah sekarang sudah berubah lagi menjadi Rp. 35 juta,” jelasnya.
Terlepas dari berapapun nilainya, Dendi tetap berpesan agar masyarakat yang mendapat bantuan untuk dapat mengelola bantuan tersebut sedemikian rupa.
“Saya yakin dana segitu tidak akan cukup, maka dari itu, ibu bapak nanti tetap minta bantuan dengan warga lain. Tapi, tetap ingat kalau di tahun depan tetangganya yang dapat, harus ikut membantu juga, jangan justru malah menghindar begitu saja, apalagi dengan berbagai alasan,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas PRKP Kabupaten Pesawaran, Firman Rusli menuturkan, 60 warga yang menerima bantuan RLH merupakan warga dari 3 desa dan tiga kecamatan yang berbeda.
“Yang mendapatkan bantuan 20 warga Desa Wiyono Kecamatan Gedong Tataan, kemudian 20 warga Desa Trimulyo Kecamatan Tegineneng dan 20 warga Desa Cilimus Kecamatan Teluk Pandan,” tuturnya.
Diketahui program RLH tersebut sudah dilaksanakan sejak tahun 2017 hingga tahun 2021 berjumlah 2.609 Unit dan ditambah pada tahun 2022 ini menjadi 2.669 Unit. Dengan rincian sebagai berikut:
• Tahun 2017 sebanyak 624 Unit,
• Tahun 2018 sebanyak 534 Unit,
• Tahun 2019 sebanyak 410 Unit,
• Tahun 2020 sebanyak 896 Unit,
• Tahun 2021 sebanyak 145 Unit, dan
• Tahun 2022 sebanyak 60 Unit,” pungkasnya.
(Akbar)







