Bongkar Post, LAMPUNG UTARA – Bupati Lampung Utara Hamartoni bersama Plh. Sekretaris Daerah serta unsur Forkopimda dan jajaran kepala dinas terkait melakukan pemantauan ketersediaan dan distribusi bahan pokok penting, di sejumlah lokasi pada Rabu (24/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan memastikan pasokan aman harga terkendali serta layanan distribusi berjalan lancar menjelang akhir tahun.
Pemantauan diawali di Pasar Sentral Kota Alam dengan fokus pada ketersediaan kebutuhan pokok harian.
Dari hasil peninjauan diketahui pasokan relatif mencukupi dan aktivitas perdagangan berlangsung normal. Pemerintah daerah menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang berpotensi membebani masyarakat.
Rombongan kemudian meninjau SPBE Adi Sejahtera Kelapa Tujuh sebagai agen LPG untuk memastikan ketersediaan gas LPG bagi masyarakat.
Pemeriksaan dilakukan terhadap kesiapan stok dan mekanisme distribusi guna menjamin penyaluran tepat sasaran serta menghindari gangguan pasokan.
Pemantauan dilanjutkan ke Gudang Bulog Sub Divre Lampung Utara Mulang Maya.
Berdasarkan laporan pengelola stok beras dinyatakan aman untuk dua bulan ke depan dengan ketersediaan sekitar 1.500 ton beras di gudang.
Melalui pemantauan ini Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menegaskan komitmen untuk menjaga stabilitas ketersediaan bahan pokok dan energi serta melindungi daya beli masyarakat.
“Koordinasi dengan Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat agar distribusi berjalan lancar harga tetap terkendali dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” ujar Hamartoni.
Sementara Plt Kadis Perdagangan dan Perindustrian, Hendri memastikan kebutuhan bahan pokok hingga tahun baru dalam kondisi aman. Begitu pula dengan harga, dipastikan stabil.
“Secara umum aman, normal dan stabil hanya sedikit kendala terkait distribusi dari pusat karena disebabkan cuaca dalam pengiriman terdapat selisih 2 sampai 3 jam,” ujar Hendri. (OREAN)







