Buka Musda ke VII PAN Berlambang Matahari, Ini Pesan Ketum Zulkifli Hasan Melalui Virtual

Buka Musda ke VII PAN Berlambang Matahari, Ini Pesan Ketum Zulkifli Hasan Melalui Virtual

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Lampung Selatan

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, secara resmi membuka pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII PAN Kabupaten Lampung Selatan yang digelar secara virtual dan diikuti oleh jajaran PAN tingkat provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia, pada Minggu (21/12/2025).

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Musda merupakan forum tertinggi partai di tingkat daerah yang harus dijalankan dengan menjunjung tinggi nilai musyawarah, kebersamaan, dan etika organisasi, bukan ajang perebutan kekuasaan yang berujung konflik internal.

“Tujuan organisasi kita jelas, berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara. Musda harus menjadi forum musyawarah yang sehat, saling berdiskusi, saling mendengar, dan memilih kader terbaik yang mampu memajukan PAN di daerah masing-masing,” tegas Zulkifli Hasan.

Ia mengingatkan seluruh kader agar tidak mengedepankan ego pribadi dalam menentukan Ketua DPD PAN. Menurutnya, pemilihan pimpinan harus berorientasi pada kepentingan partai dan rakyat, bukan semata-mata ambisi jabatan.

“Jangan sampai gara-gara Musda, gara-gara rebutan Ketua DPD, saudara-saudara justru terpecah dan bertengkar. Kalau partai ribut, itu tanda partai tidak sehat dan tidak akan maju,” ujar Zulkifli
Hasan yang akrab disapa Zulhas.

Zulhas juga menekankan bahwa jabatan Ketua DPD PAN merupakan tugas tambahan, karena kader PAN pada dasarnya juga mengemban amanah sebagai anggota DPRD, kepala daerah, maupun pejabat publik lainnya. Oleh karena itu, soliditas dan kerja kolektif harus menjadi fondasi utama dalam membesarkan partai.

Lebih lanjut, Zulhas menegaskan posisi PAN sebagai bagian dari pemerintahan saat ini, setelah sebelumnya berada di luar pemerintahan selama hampir satu dekade. Kondisi tersebut, menurutnya, harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memperjuangkan kepentingan rakyat melalui kebijakan dan program pemerintah.

“Sekarang PAN berada di dalam pemerintahan. Maka seluruh kader harus memahami, mendukung, dan menyukseskan program-program unggulan Presiden. Jangan bersikap setengah-setengah, karena ini adalah kesempatan kita untuk benar-benar berbuat bagi rakyat,” terangnya.

Salah satu program yang disoroti Zulhas adalah Program Makan Bergizi Gratis, yang ditujukan kepada 82,9 juta penerima manfaat, mulai dari anak-anak PAUD, SD, SMP, SMA, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita. Program ini dinilai memiliki dampak besar, tidak hanya pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga pada perputaran ekonomi nasional.

“Program ini akan menggerakkan ekonomi rakyat. Telur, ayam, ikan, sayuran, hasil pertanian dan perikanan akan terserap. Dampaknya luas dan nyata bagi petani, peternak, serta nelayan,” jelasnya.

Selain itu, Zulhas juga memaparkan berbagai program strategis pemerintah di sektor pangan dan kelautan, seperti pembangunan kampung nelayan modern, tambak ikan terpadu, gudang penyimpanan, pabrik es, hingga pasar ikan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatera dan Jawa.
Ia meminta seluruh kader PAN untuk aktif mengikuti dan mengawal program-program tersebut, serta memanfaatkannya sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat.

“Kader PAN jangan malah sibuk bertengkar satu sama lain. Ikuti program pemerintah, manfaatkan untuk rakyat, perluas jaringan, dan hadir di tengah masyarakat. Itulah kerja politik yang sesungguhnya,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Zulhas juga menekankan pentingnya penguasaan media sosial dan penguatan basis relawan sebagai strategi menghadapi kontestasi politik ke depan. Ia meminta setiap kader, khususnya anggota dan calon anggota legislatif, untuk mulai membangun jaringan relawan sejak dini.

“Sekarang senjata politik itu media sosial. Setiap anggota DPRD, calon DPRD kabupaten, provinsi, hingga DPR RI harus punya relawan. Ini kerja serius yang harus dimulai dari sekarang,” pungkasnya. Cek it dot (Hb)

Pos terkait