Bongkar Profil 6 Pejabat Baru Prabowo : Ada Eks KSAD Dudung, Aktivis 98 Jumhur Hidayat

Bongkar Profil 6 Pejabat Baru Prabowo : Ada Eks KSAD Dudung, Aktivis 98 Jumhur Hidayat

 

Bacaan Lainnya

 

JAKARTA, Bongkar Post – Senin (27/4/2026) Presiden Prabowo Subianto merombak 6 pos strategis Kabinet Merah Putih. Dari aktivis 98, jenderal bintang 4, hingga konsultan politik masuk Istana. BongkarPost bedah profil lengkap 6 nama yang dilantik hari ini.

Gebrakan baru Kabinet Merah Putih. Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 6 pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, Senin 27 April 2026. Pelantikan ini memperkuat sektor lingkungan hidup, pangan, komunikasi pemerintah, hingga pertahanan.

Berikut BongkarPost sajikan profil 6 pejabat yang dilantik Presiden Prabowo, dihimpun dari berbagai sumber:

1. Mohammad Jumhur Hidayat – Menteri LH & Kepala Badan Pengendalian LH

Lahir di Bandung, Februari 1968. Aktivis 98 tulen. Semasa kuliah di ITB, Jumhur dikenal sebagai pimpinan mahasiswa. Ia terlibat demonstrasi solidaritas Tragedi Tiananmen Juni 1989.

Lulus Teknik Fisika Universitas Nasional, gelar Magister Sosiologi UI 2013. Jumhur lama berkiprah di LSM pemberdayaan UMKM. Ia juga pendiri dan Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), serikat buruh tertua dan terbesar.

Tahun 2007, Jumhur diangkat jadi Kepala BNP2TKI – sekarang BP2MI. Tugas utamanya: memberantas perdagangan manusia dan lindungi TKI. Kini ia dipercaya pegang dua jabatan sekaligus: Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

2. Hanif Faisol Nurofiq – Wakil Menko Bidang Pangan

Lahir di Bojonegoro, 21 Maret 1971. Alumni SD-SMA Bojonegoro. S1 & S2 Kehutanan Unlam Kalsel, Doktor Universitas Brawijaya Malang.

Kariernya murni birokrat kehutanan. Mulai 1993 sebagai Staf Data Kalsel, naik jadi Kepala Resor Hutan, Kepala BKPH, hingga Kepala Dinas Kehutanan Kalsel 2016. Tahun 2023, ia jadi Dirjen Planologi Kehutanan & Tata Lingkungan KLHK. Tahun 2024 sempat jadi Menteri LHK, kini digeser jadi Wamenko Pangan mendampingi Menko.

3. Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman – Kepala Staf Kepresidenan

Lahir Bandung, 19 November 1965. Lulusan Akmil 1988. Jejak militernya mentereng: Pangdam Jaya, Pangkostrad, hingga KSAD 17 November 2021 – 25 Oktober 2023.

Dudung raih gelar Doktor Manajemen Strategis Universitas Trisakti 2023 dengan predikat Cum Laude. Sejak 2025, ia masuk lingkaran Istana sebagai Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional & Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan. Kini ia naik jadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

4. Muhammad Qodari – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

Lahir di Palembang, 15 Oktober 1973. Publik lebih kenal Qodari sebagai pengamat politik dan peneliti. Namanya sering muncul di survei dan analisis politik nasional. Sebelum dilantik, ia tercatat di portal resmi KSP.

5. Hasan Nasbi – Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi

Founder Cyrus Network, konsultan politik kawakan. Hasan Nasbi adalah pendukung Jokowi di Pilpres 2014 & 2019. Tahun 2024 ia berlabuh ke kubu Prabowo Subianto. Sempat menjabat Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, kini digeser jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

6. Abdul Kadir Karding – Kepala Badan Karantina Indonesia

Lahir 25 Maret 1973. Politikus & birokrat. Alumnus S1 Perikanan Undip 1997 dan S2 Administrasi Publik Undip 2009.

Karier politik: Anggota DPR RI 2009-2024 dari Dapil Jateng VI, pernah jadi Ketua Komisi VIII DPR. Eksekutif: Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia 2024-2025. Kini dipercaya pimpin Badan Karantina Indonesia.

 

Analisis BongkarPost:

Reshuffle 27 April 2026 ini kental nuansa “politik akomodasi + teknokrat”. Ada jenderal, aktivis buruh, birokrat karir, dan konsultan politik. Pos komunikasi dipecah dua: Qodari di Badan Komunikasi Pemerintah, Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus. Sektor pangan diperkuat Hanif Nurofiq sebagai Wamenko.

Enam pejabat ini sudah mengucap sumpah di hadapan Presiden Prabowo, 27 April 2026. Tantangan besar menanti: krisis iklim, swasembada pangan, hingga perang narasi pemerintah. *BongkarPost* akan kawal 100 hari kerja mereka.(Ahan Bll )

Pos terkait