Bongkar Post – Usai Dilantik, Yozi Rizal Harap Ditempatkan di Komisi III DPRD Lampung 

Foto. Yozi Rizal, SH., saat diwawancarai di kediamannya, 3 September 2024. (Jimi)

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

Bandar Lampung,

Yozi Rizal, Anggota DPRD Provinsi Lampung yang baru saja dilantik periode 2024-2029 berharap untuk ditempatkan di Komisi III, dimana komisi tersebut menangani permasalahan keuangan.

Politisi Partai Demokrat ini menilai pentingnya peran komisi tersebut dalam mengoptimalkan anggaran daerah.

Menurutnya, bahwa pemerintah daerah dapat berfungsi lebih optimal jika didukung oleh anggaran belanja yang memadai.

“Saya ingin mengetahui bagaimana pemda dapat meningkatkan anggaran, tidak hanya dengan cara menarik pajak atau bea balik nama,” ujar Yozi saat diwawancara di kediaman, Selasa (3/9/2024).

Yozi menekankan bahwa pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperbesar anggaran belanja untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia percaya bahwa potensi, seperti sektor pariwisata, dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sebagai Bendahara DPD Partai Demokrat Lampung, Yozi menegaskan perlunya merumuskan formula yang lebih optimal untuk peningkatan PAD.

Ia berharap proses penyusunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang akan dimulai dalam waktu dekat dapat dilakukan dengan baik melalui musyawarah, meskipun regulasi telah diatur dalam peraturan pemerintah.

“Insyaallah besok atau dalam waktu dekat ini kami akan mengadakan rapat penyusunan AKD. Meskipun regulasi sudah diatur, proses musyawarah tetap menjadi metode utama dalam menentukan pimpinan di masing-masing komisi,” ujarnya Yozi.

Dikatakannya, Setelah penyusunan AKD, proses selanjutnya adalah orientasi dan pembentukan panitia khusus (pansus), yang harus dilakukan dengan baik agar tidak menghambat kinerja DPRD Lampung.

Ia juga menambahkan, mengingatkan pentingnya ketepatan dalam penyusunan alat kelengkapan dewan untuk memastikan kelancaran tugas dewan kedepan.

“Ketakutan kami adalah jika penyusunan AKD kurang tepat, hal ini bisa menghambat kinerja dewan,” pungkasnya. (Jim/rls)

Pos terkait