Pemuda Lampung Jangan Apatis Dalam Pilkada 2024 untuk Kemajuan Lampung.
Pemilihan Kepala Daerah pada tanggal 27 November 2024 adalah tanggal dimana masyarakat akan menentukan pilihan kepala daerah. baik gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota.
Demikian pula masyarakat lampung akan menentukan pilihannya yang terbaik karena mereka bergantung pada siapa yang dipilihnya sebagai pemimpinnya.
Mengingat begitu pentingnya peran generasi muda dalam menentukan nasib Lampung lima tahun ke depan, diharapkan generasi muda tidak acuh terhadap proses demokrasi yang sedang kita hadapi.
Dan yang terpenting, pemimpin terpilih adalah pemimpin yang mampu memanfaatkan seluruh sumber daya alam (SDA) yang dimilikinya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di Provinsi Lampung.
Diharapkan muncul pemimpin yang memiliki beberapa kriteria ideal, antara lain kredibilitas tinggi dan pemahaman terhadap situasi dan situasi pemuda di daerah.
Artinya pemimpin yang kita harapkan tidak hanya berani mengaku, atau dengan kata lain tidak hanya berani bermodal.
Secara tegas, Aditya Pratama Putra, Anggota Pemantau Pemilu Saka Adhyasta Pemilu Daerah Lampung yang juga adalah salah satu aktivis mahasiswa di Lampung pada periode 2022-2023 lalu duduk sebagai wakil gubernur eksekutif mahasiswa fakultas syari`ah UIN Raden Intan Lampung menyampaikan bahwa ada beberapa permasalahan yang harus dituntaskan di Lampung.
Antara lain, persoalan sampah, penyusutan ruang terbuka hijau, hingga konflik agraria masih yang membelit Lampung. membuka lapangan kerja dan memberdayakan kaum muda dalam menggali potensi diri di berbagi bidang, serta berani menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) agar anak muda di perlu mencari pekerjaan dengan upah yang layak sampai menyebrang pulau.
Lebih lanjut Adit menyampaikan bahwa menjamin pemerataan pembangunan infrastruktur dan memaksimalkan pariwisata lokal agar cepat internasionalisasi dengan infrastruktur yang tepat merupakan hal penting yang juga harus dilakukan oleh para pemimpin masa depan Lampung.
Dan sebagai catatan saja, calon pemimpin di Lampung harus memperhatikan juga soal perempuan dan gender ketika melaksanakan program-program ini.
Sebab gender merupakan salah satu instrumen penting untuk mewujudkan keseimbangan dalam kehidupan bermasyarakat.**
/Diki.







