Bongkar Post – Pemdes Sabah Balau Apresiasi Polisi Razia Balapan Liar di Jalan Raya Tugu Patung Perahu

 

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

Lampung Selatan,

Pemerintah Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang diwakili oleh Kepala Desa Pujianto, SE sangat mengapresiasi pihak kepolisian dengan digelarnya razia balapan liar di jalan raya patung perahu Desa setempat pada Sabtu sore 16/3/2024.

Menurut Pujianto, Razia balapan liar itu digelar oleh Polres Lampung Selatan yang bekerja sama dengan Dit Lantas dan Dit Samapta Polda Lampung, Polsek Tanjung Bintang dan Koramil Tanjung Bintang.

“Razia yang dimulai sejak pukul 17.00 wib itu melibatkan personil Polres Lampung Selatan dan Polda Lampung serta dibantu Koramil Tanjung Bintang, ” Terangnya kepada Bongkar Post.

“Sebelum Razia, itu pihak kepolisian melakukan apel di halaman Balai Desa Sabah Balau, ” Imbuh Pujianto.

Pujianto menjelaskan, Pemerintah Desa serta masyarakat Desa Sabah Balau sangat mengapresiasi dengan adanya Razia balapan liar yang digelar oleh pihak kepolisian di wilayah Desanya.

“Alhamdulilah, masyarakat Desa Sabah Balau sangat mengapresiasi kerja pihak kepolisian khususnya Polres Lampung Selatan yang selalu sigap, cepat bergerak menerima laporan terkait balapan liar yang sangat meresahkan masyarakat Desa kami, ” Jelasnya.

Ditegaskannya, jalan raya dua jalur patung perahu yang berbatasan dengan Kecamatan Sukarame Bandar Lampung selama ini setiap sore selalu digunakan oleh pembalap liar untuk adu ketangkasan.

“Sudah lama rute itu dipakai oleh anak anak muda untuk digunakan balapan liar, selama ini sangat meresahkan warga Sabah Balau, Way Galih dan Sindang Sari yang menggunakan roda dua maupun roda empat yang melintas di jalan itu, ” Tegasnya.

Pujianto berharap dengan adanya Razia balapan liar yang sangat meresahkan warga desanya semoga ke depan tidak ada lagi balapan balapan liar di wilayah desanya.

“Dengan adanya Razia ini semoga kedepannya tidak ada lagi balapan liar disekitar rusa jalan raya di Desa Sabah Balau yang sangat meresahkan ini, ” Harapnya.

“Razia balapan liar di ruas jalan dua jalur Patung perahu itu ada sekitar 120 unit motor dua diangkut ke Polres Lampung Selatan pada malam itu juga, ” Tutup Pujianto. (fir)

Pos terkait