Bongkar Post – Pembangunan Kota Baru Dilanjutkan, Ini Komentar Sejumlah Pejabat dan Politisi di Lampung! 

Pembangunan Kota Baru Dilanjutkan, Ini Komentar Sejumlah Pejabat dan Politisi di Lampung! 

Lampung Selatan, BP

Bacaan Lainnya

Moment bersejarah saat pelaksanaan upacara HUT RI ke 79 di titik ‘Nol’ Kota Baru Jati Agung, Sabtu (17/8/2024) adalah moment penting bagi kalangan pejabat dan politis di Lampung.

Lalu, apa dan bagimana pendapat mereka?, berikut kutipan wawancaranya!…

Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay, menyebut bahwa pembangunan Kota Baru adalah bagian dari Program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Lampung tahun 2024-2045. “Jadi moment ini moment baik, titik awal pembangunan Kota Baru yang selanjutnya menjadi program untuk kemudian di anggarkan melalui anggaran multiyer, tidak hanya APBD, non APBD-pun juga bisa,” kata Mingrum Gumay, seusai upacara HUT RI di Kota Baru, Sabtu (17/8/2024).

Menurut dia, antara eksekutif dan legeslatif di Pemerintahan Daerah Provinsi Lampung sepakat meneruskan pembangunan. “Termasuk mengenai kantor gubernur, gedung DPRD dan kantor-kantor lain yang lebih dulu dibutuhkan. Pastinya yang sudah ada ini harus dikembangkan. Kemudian, soal kantor yang lain kedepan diusahakan semua dapat bekerja disini. Termasuk simbol-simbol penting pemerintah juga bisa segera dibangun,” kata dia.

Selanjutnya mengenai pendanaan Kota Baru, menurut dia, sifatnya Multiyears (kegiatan tahun jamak), tidak menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah Provinsi Lampung semata. “Namanya Multiyears, program berkelanjutan, bukan Pemda saja yang tanggung jawab, pihak lain, Permukiman, pihak ketiga sudah pasti harus dilibatkan termasuk pusat. Yang penting ‘goodwillnya’ bagaimana itu semua bisa terwujud,” jelasnya.

H. Rycko Menoza, SZP., SE., SH., MBA.

Pada sisi lain menurut, mantan Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza, yang juga Anggota DPR RI terpilih periode 2024-2029 mengatakan, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia (RI) yang dilaksanakan di Kota Baru, adalah satu surprize Pj Gubernur.

Karena Pj. Gubernur melihat bagaimana geliat pemerintah pusat sedang mengarahkan Kota Baru di Kalimantan, sementara Lampung yang sudah lebih dulu ada tidak dilanjutkan. “Jadi saya kira ini satu langkah momentum yang sangat strategis. Upaya pembangunan Lampung ini supaya lebih bergeliat disamping pertumbuhan ekonomi dan pemerataan ekonomi ke wilayah, tentu ini harus di didukung penuh,” terang dia.

Ke depan lanjut putra sulung mantan Gubernur Lampung Sjchroedin, ZP itu, pembangunan di Lampung harus lebih baik dan benar-benar dapat mewujudkan pembangunan yang berorientasi untuk kemaslahatan masyarakat. “Benar-benar untuk kemaslahatan masyarakat luas, tidak boleh semata untuk golongan tertentu. Termasuk dalam proses berdemokrasi untuk menentukan pemimpin yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Kadiskes Lampung dr. H. Edwin Rusli, M.Km.

HUT RI di Kota Baru, menurut pandangan Kadiskes Lampung Dr. Edwin Rusli, sangat bagus untuk membuka mata masyarakat agar supya kota yang sudah dibangun dapat dipergunakan. “Kalau ditinggal kasian rumah sakitnya. Rumah sakit sudah berdiri tapi, gak ada pasiennya. Jadi dengan berdirinya Kota Baru nanti, akan menjadi pusat perkantoran, mau tidak mau pasti akan banyak pertumbuhan ekonomi dan akan menumbuhkan rumah sakit yang ada,” kata dia.

Kadisnakeswan, Ir. Lili Mawarti, M.Si.

Senada juga dikatakan, Lili Mawarti, M.Si, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung mengaku terharu dan bangga upacara HUT RI digelar di Kota Baru.”Ini adalah moment bersejarah dan sangat baik sekali, karena memang kita berharap Kota Baru ini terus berkembang dan bisa meningkatan roda perekonomian. Jadi mari kita bersama-sama bergandengan tangan untuk bisa memajukan Lampung kedepan,” harapnya. (Zul)

Pos terkait