Bongkar Post – Pecinta Hewan di Lampung, Bersiaplah! Rumah Sakit Hewan Akan Hadir Tahun Depan

Lampung Bersiap Miliki Rumah Sakit Hewan, Terobosan Baru pemprov untuk Kesehatan Hewan

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

Bandar Lampung, BP

Dalam langkah progresif untuk meningkatkan layanan kesehatan hewan, Provinsi Lampung akan segera memiliki rumah sakit hewan pertamanya.

Hal ini disampaikan oleh Lili Mawarti, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan usai kegiatan Peringatan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan serta World Rabies Day (WRD) 2024, pada Jumat, 18/10/2024.

“Insya Allah, Provinsi Lampung akan ada rumah sakit hewan. Kami tidak ingin bangunan yang ada di belakangdi UPTD Pelayanan Kesehatan Hewan, yang dibangun tahun 2023 menjadi terbengkalai seperti proyek sebelumnya,” ujarnya,

Lili menjelaskan bahwa dengan semakin meningkatnya jumlah pecinta hewan di Lampung, layanan yang ada saat ini, seperti klinik dan laboratorium, sangat terbatas.

“Kita hanya memiliki satu bangunan untuk dua kegiatan, yaitu klinik hewan dan lepasan tes keselamatan hewan,” tambahnya.

Ia berharap, dengan pembangunan rumah sakit ini, fasilitas yang ada dapat dioptimalkan untuk memberikan layanan yang lebih baik.

Mengenai anggaran, Lili menegaskan bahwa pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan akan berkoordinasi dengan Dinas PKCK dalam hal penganggaran.

“Anggaran akan diatur oleh PKCK, tetapi kami tetap terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan,” jelasnya.

Salah satu inovasi menarik yang diusulkan oleh Pj Gubernur Peji adalah pembangunan taman bermain untuk hewan kesayangan.

“Saya sangat senang dengan saran ini. Hewan tidak hanya boleh dikurung di kandang atau di rumah; mereka juga perlu bersosialisasi dan bermain,” ungkap Lili.

“Rencananya, taman ini akan dirancang agar bisa digunakan pengunjung untuk membaca buku sambil bersantai bersama hewan peliharaan mereka,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Lili menekankan pentingnya mempersiapkan prasarana yang memadai, termasuk ruang perawatan dan alat medis untuk hewan.

“Kami tidak hanya mengandalkan APBD. Kami akan mengajukan proposal ke Kementerian Pertanian untuk melengkapi fasilitas rumah sakit hewan ini,” tegasnya.

Lili menjelaskan, Selain infrastruktur, tantangan lain yang dihadapi adalah kebutuhan tenaga medis.

“Kami memerlukan sekitar 50 hingga 100 dokter hewan untuk mengoperasikan rumah sakit ini. Ini adalah peluang besar bagi sarjana kedokteran hewan di Sumatera.” kat dia.

Kerja sama dengan Universitas Lampung (UNILA) juga telah dilakukan untuk membuka program kedokteran hewan sebagai dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang ini.

Dengan estimasi jumlah dokter hewan yang ada saat ini sekitar 200 orang, Lili optimis bahwa proyek ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan kesehatan hewan di Provinsi Lampung.

“Semoga di tahun 2025, kami sudah bisa menciptakan protokol yang baik untuk operasional rumah sakit hewan ini,” tutupnya.

Dengan komitmen dan dukungan yang kuat, Lampung berambisi untuk menjadi pelopor dalam layanan kesehatan hewan, memberikan harapan baru bagi hewan peliharaan dan pemiliknya. (Jim)

Pos terkait